Menjadi Referensi Mendunia

Dukung Program Pusat, Kampanye Vaksin MR Di Talaud Capai 22,3 %

Indonesiaberita.com, TALAUD – Bulan Agustus – September 2018, Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Talaud Tengah menjalankan program nasional pemberian vaksin Measles Rubella (MR) untuk mencegah campak dan rubella secara serentak di tanah Porodisa (sebutan lain untuk Kabupaten Talaud, red).

Pemberian vaksin Measles Rubella (MR) diberikan secara cuma-cuma di sekolah-sekolah dengan target anak usia 9 bulan sampai kurang dari 15 tahun, baru berjalan 7 hari sejak tanggal 1 Agustus, hingga saat ini pemberian vaksin MR di Kabupaten Kepulauan Talaud sudah mencapai 22,3 persen.

Baca Juga : Miris! Tercatat 445 PSK di Sulut Rentan Menyebar HIV/AIDS

Pemberian vaksin atau imunisasi dibutuhkan oleh setiap anak yang berhak untuk hidup sehat dan bertumbuh kembang secara layak. Hidup sehat adalah hak setiap anak, sebagaimana ditegaskan dalam Pasal 53 ayat (1) Undang-Undang Nomor 39/1999 tentang Hak Asasi Manusia yaitu hak anak untuk hidup dan hak anak atas kesehatan pada Pasal 60.

Kepada pewarta indonesiaberita.com, dijelaskan Kepala Bidang P2PL Fransina Awaeh, bahwa semua PKM (Pusat Kesehatan Masyarakat) bergerak melakukan vaksin di sekolah-sekolah.

“Hari ini, kembali petugas PKM akan kembali melakukan pemberian vaksin di sekolah-sekolah bagi anak yang belum mendapatkan vaksin karena tidak masuk sekolah. Sementara bagi yang sakit, akan divaksin setelah dinyatakan sehat,”ucap Awaeh, Selasa (7/8), diruang kerjanya.

Diketahui, dari 21 PKM ada 5 PKM yang belum memasukan data pelaksanaan pemberian vaksin yakni PKM Kecamatan Moronge, Desa Marampit, Desa Kakorotan, Kecamatan Miangas dan Kecamatan Beo.

“Hari ini, PKM Beo sementara melaksanakan giat pemberian vaksin. Datanya akan diakumulasi sore nanti untuk dipublikasikan,” tambah Awaeh

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kadis Kesehatan Kabupaten Kepulauan Talaud, Dr. Jurry Ektevianus Jawali mengatakan, pihaknya cukup optimis target 100 persen bisa dicapai.

“Pemberian vaksin MR yang berlangsung selama dua bulan dari Agustus sampai September. Hingga kini sudah mencapai 22,3 persen, itupun ada sejumlah PKM yang belum memasukan data ke pusat, data termasuk updating-nya,” jelasnya

Dengan kerja keras dan kekompakan semua tim termasuk petugas di 21 PKM, kami yakin target 100 persen bisa dicapai di Kabupaten Kepulauan Talaud, tutup Jawali.

Editor : MAS

Komentar
Loading...