Indonesiaberita.com KALIMANTAN BARAT – Sebanyak 19 Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) Kalimantan Barat yang terdiri dari BPAN, PMKRI Pontianak, HMPPDK (Ketapang), PMKRI Sei. Raya, GMKI, PANDU, HMI Terbiyah, HMI Dakwah, HMI Syariah, FISIP, Teras Betang, GMNI, KERAMPAK, FMDKS, Pemuda Perdamaian, HIMAHBUDHI, ATAK-AW Pontianak, IPDKH (Kapuas Hulu) dan IPDKR (Kubu Raya) melakukan aksi solidaritas penggalangan dana untuk korban gempa di Lombok, NTB (9/08).

Lombok merupakan wilayah rawan gempa yang mengancam keselamatan jiwa, gempa besar yang terjadi berkekuatan 6,4 SR telah mengguncang wilayah Lombok dan sekitarnya (29/7) dan gempa susulan dengan skala 7,0 SR kembali meluluhlantakan wilayah  lombok yang sudah rusak.(5/08).

Sebelumnya, gempa bumi pernah di Lombok pernah terjadi tanggal 10 April 1978 dengan skala 6,7 SR, tanggal 21 Mei 1979 skala 5,7 SR, tanggal 20 Oktober 1979 skala 6,0 SR, tanggal 30 Mei 1979 6,1 SR, tanggal 1 Januari 2000 6,1 SR dan tanggal 22 Juni 2013 skala 5,4 SR.

Dalam rillisnya yang diterima Indonesia Berita, Sabtu (11/8) sekira pukil 15.00 WITA bawa lintas organisasi kemasyarakatan pemuda di Kalimantan Barat mengajak seluruh masyarakat untuk bergabung bersama, Sabtu malam minggu untuk menyalakan 1000 lilin serta doa lintas agama dan keyakinan diakhiri dengan penggalangan dana tanggap.

Kordinator Aksi Palulus Ade Sukmayadi dari Barisan Pemuda Adat Nusantara (BPAN) mengatakan bahwa ada sekitar 19 OKP yang ikut terlibat penggalangan dana gempa ini dan BPAN masuk di dalamnya.

“Aksi ini akan kita lanjutka minggu pada saat Car Free Day dan dimulai pukul 05:30 Wita. Kita akan tetapkan didua titik yaitu, lampu merah Bundaran Univeritas Tanjungpura dan lampu merah Tanjungpura,”kata Ade.

Baca jugaBPAN Bengkulu dan OKP Galang Bantuan Untuk Korban Gempa

Hasil pengumpulan dana rencananya akan diserahkan kepada panitia relawan di Lombok yang selama ini selalu berkomunikasi sejak terjadi gempa.

 

Penulis : Ryu

Editor : Jum