Menjadi Referensi Mendunia

IAIN Ternate, Larang Mahasiswinya Pakai Cadar

Indonesiaberita.com, TERNATE – Ketika setahun lalu Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta melarang mahasiswinya yang menggunakan cadar kini di lakukan juga oleh Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate dalam rangka menegakkan aturan kampus.

Hal ini diungkapkan oleh Dekan Syariah dan Ekonomi Islam Dr. Yamin Hadad mengatakan larangan itu adanya dan sudah di nyatakan dalam bentuk aturan kelembangaan IAIN Ternate.

“Di IAIN sudah ada aturan tata cara berbusana yang dalam melaksanakan akademik, di antaranya tidak menggunakan pakaian ketat dan sobek yang kedua tidak menggunakan kaos oblong dan perempuan yang berjilbab jangan menutup muka atau cadar.” kata Yamin Hadad kepada Indonesia Berita saat di temuai di ruang kerjanya, Selasa (14/8),

Dirinya menegaskan alasanya dalam perkuliahan itu harus dilakukan tatap muka bukan tatap mata.

“Ini ada alasanya dalam perkuliahan itu harus di lakukan tatap muka bukan tatap mata.” jelas Yamin.

Lebih lanjut ini mengenai kebutuhan yang ada di kampus, kalau berurusan akademik maka tidak bole pakai cadar, nanti ketika selesai keluar dari kampus silahkan itu hak anda menggunakan atau tidak kampus tidak melarang.

“Kami (dosen- red) kalau ketika proses pembelajaran berlangsung kami kesulitanan mengenali mahasiswa tersebut, contohnya ketika kami mengajarkan bahasa arab misalnya maka kami harus melihat wajanya agar bisa mengetahui apa yang di bicarakan dan gaya bicaranya serta mempermudah di sisi administrasi dalam melakukan penginputan data misalnya foto.” tutup Yamin

Sejalan dengan itu Wakil Rektor III IAIN Ternate Dr. Adnan Mahmud menjelaskan kalau di kode etik itu masuk dalam kategori sangsi ringan maka akan dilakukan pembinaan.

“Ini masuk dalam kategori ringan maka akan dilakukan pembinaan.” jelas Adnan.

Lebih lanjut dirinya mengatakan kalau ada yang tidak senang ya silahkan, kalau mau masuk ke rumah orang kan ada aturannya.

“Bagi yang mempermasalahakan syar’i atau tidak itu jauh sekali, apalagi ada sebut ini liberal, jika ada yang masih memperdebat ini, saya kira harus belajar islam ulang secara baik-baik.” pungkas Adnan

Sekali lagi ini aturan kode etik yang berlaku dan harus di patuh biar kita semua tertib dan terarah. Imbuhnya

Editor : YE

Komentar
Loading...