Indonesiaberita.com, TALAUD – Mahasiswa Universitas Katolik Parahyangan Bandung (UNPAR) melalui Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) “Mahitala” untuk melakukan Ekspedisi Potensi bawah laut di wilayah Kabupaten Kepulauan Talaud Provinsi Sulawesi Utara,  penyelaman Laut sejak 4 – 16 Agustus ini dinamai ‘Wandering Season Mahitala 2018′.

Menurut Ketua Tim Ekspedisi, Berly L. Harverianto, kedatangan mereka merupakan sebuah program kerja yang sudah direncanakan sejak awal tahun dan mengambil lokasi penyelaman Laut di wilayah Kabupaten Kepulauan Talaud.

“Daerah ini merupakan salah satu Kabupaten yang memiliki potensi wisata bawah laut karena terumbuh karang dan ragam biota laut yang perlu di eksplore ke dunia luar, sehingga suatu saat Talaud bisa dikenal lebih jauh, dan dapat dikunjungi oleh wisatawan,” ungkap Harverianto, Selasa (14/8).

Kedatangan Tim Mahitala UNPAR Bandung di Kabupaten Kepulauan Talaud, disambut langsung oleh Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kepulauan Talaud, Boki Riung di ruang kerjanya.

“Selamat datang di Kabupaten Kepulauan Talaud sambil memotivasi dan memberi pesan kepada tim Mahitala yang berjumlah 5 orang,” ucap Boki Riung yang belum lama ini menjabat di Dinas Pariwisata.

Ia berharap, kedatangan tim ekspedisi dapat memberikan kontribusi karena dalam pelaksanaan penyelaman di wilayah Kepulauan Talaud memang masih kurang spot-spot atau titik penyelaman untuk dijadikan andalan bagi wisatawan setiap berkunjung di Talaud.

“Mudah-mudahan dengan hadirnya saudara-saudara, dapat memberi output kedepan untuk kemajuan Pariwisata di Talaud,” harapnya.

Boki Riung menambahkan, sekiranya dalam melakukan penyelaman perlu memberitahukan kepada Kepala Desa serta Adat setempat karena Kabupaten Talaud sendiri merupakan tanah adat. Jadi, setiap kegiatan apapun perlu diketahui oleh adat setempat.

Sebelumnya, kedatangan tim Mahitala UNPAR Bandung pertama kali di Kepulauan Talaud bekerja sama dengan Tim “Napoapalla” yang tak lain adalah kelompok penyelam dari Talaud. Kelompok yang diketuai Yan Bawiling ini, mendampingi dalam setiap pelaksanaan kegiatan tersebut dan saat ini sementara berlangsung Ekpedisi dengan titik penyelaman antara lain di Pulau Sara’a, Pulau Kabaruan, Pulau Salibabu, dan Pulau Karakelang.

“Harapan kami kedepan sekiranya ini menjadi perhatian Pemerintah Daerah dalam menunjang setiap kegiatan dari pihak luar apalagi ini merupakan bagian dari salah satu pengabdian masyarakat juga merupakan pengembangan Pariwisata bahari di Kepulauan Talaud karena kedepan Talaud akan menjadi salah satu tujuan wisata,” tandas Ketua Napoapalla yang juga sebagai Ketua Himpunan Nelayan Talaud.

Sebagai penutup dirinya berharap, agar hal seperti ini mendapat perhatian khusus Pemerintah Daerah untuk dapat mendorong pihak luar bekerjasama dalam pengembangan atau peningkatan jumlah kunjungan wisatawan di daerah.

“Pariwisata disuatu daerah tidak akan berkembang jika tidak ada peran dari masyarakat,” tandas Yan Bawiling.

Editor : Mastobelo