Menjadi Referensi Mendunia

Elaby Minta Masalah Ospek FISIP Uncen Tidak Dibesar Besarkan

Indonesiaberita.com.Jayapura – Ketua Barisan Relawan Jokowi Presiden (BARA JP) Provinsi Papua, Diben Elaby meminta agar semua pihak termasuk Pemerintah tidak menanggapi berlebihan apa yang dikakukan oleh para Mahasiswa baru FISIP Universitas Cendrawasih (Uncen) saat kegiatan Ospek berlangsung beberapa waktu lalu.

Menurutnya apa yang dilakukan oleh mahasiswa merupakan bentuk ekspresi yang masih dalam batas kewajaran.

“Tidak perlu ditanggapi berlebihan, itu bentuk ekspresi kecintaan mahasiswa baru kepada daerahnya Papua,” ungkapnya kepada Indonesia Berita, Kamis (16/8/2018).

Terkait pernyataan salah satu pimpinan ormas yang mengancam agar Uncen ditutup, Elaby menegaskan bahwa penutupan kampus merupakan pikiran yang primitif.

“Tidak serta merta bisa menutup kampus, kampus tidak salah, jangan berfikir primitif.” tegasnya.

Untuk saat ini, menurutnya yang terpenting adalah mendukung pembangunan di Tanah Papua yang sedang dilakukan oleh Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Gubernur Lukas Enembe.

“Semua pihak harus belajar bagaimana cara pendekatan Presiden Jokowi dan Gubernur Enembe melalui sentuhan pembangunan yang nyata untuk mensejarterakan masyarakat Papua.” kata Elaby.

Sebelumnya ada pemandangan tidak biasa saat Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (Ospek) atau Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) yang digelar oleh BEM FISIP Universitas Cendrawasih.

Panitia meminta mahasiswa menggunakan simbol-simbol Perjuangan Papua Merdeka. Bahkan mereka juga menyanyikan lagu tentang Papua Merdeka.

Penulis : Wahyu Setyawan

Editor : Yakobus Eko

Komentar
Loading...