Menjadi Referensi Mendunia

Tim Pemenangan Jokowi – Ma’ruf Amin, Perlu Jubir di Bidang Kemaritiman

Indonesiaberita.com, JAKARTA – Komite Rakyat Nasional (Kornas) Jokowi menilai dalam perhelatan pilpres 2019 ini, tim pemenangan pasangan capres – cawapres Jokowi – Ma’ruf perlu diperkuat dengan memasang juru bicara dibidang kemaritiman.

Sekjen relawan Kornas – Jokowi Akhrom Saleh menjelaskan melalui siaran persnya di Jakarta, Kamis (16/08), selama masa periode pertama pemerintah Jokowi telah menempatkan maritim sebagai bagian dari visi besarnya yakni ingin mewujudkan Indonesia sebagai poros Maritim dunia dan pembangunan konektivitas nasional melalui program tol laut.

“Dalam proses implementasi visi besar pembangunan maritim ini tentu sudah ada keberhasilannya yang dapat dirasakan oleh rakyat, maka perlu sosok jubir yang mampu menjelaskan secara elegan capaian-capaian presiden Jokowi dalam pembangunan kemaritiman Indonesia. Urgensi jubir maritim ini juga untuk meluruskan isu-isu negatif yang dialamatkan kepada pemerintah tentang kebijakan kemaritiman Jokowi” ujarnya

Lanjut Akhrom, setidaknya ada tiga syarat utama yang perlu dipertimbangkan Jokowi untuk menunjuk siapa Jubir maritimnya. Pertama memiliki profesionalisme yang fokus dibidang kemaritiman, kedua latar belakang akademik dibidang kemaritiman dan ketiga tokoh muda yang mewakili generasi milenial agar dapat menarik simpati pemilih pemula yang datanya mencapai 52% dari total DPT nasional.

Menurutnya dari tiga syarat itu, ia melihat tokoh muda Makbul Muhammad sebagai sosok yang tepat untuk mengisi posisi Jubir maritim dalam tim pemenangan Jokowi – Ma’ruf.

“Pertama Makbul selama ini memang fokus dan konsisten dalam memberikan gagasan – gagasan dan resolusi kemaritiman melalui riset – riset yang dilaksanakan bersama lembaganya Maritim Research Institute (Marin Nusantara) baik dalam bentuk tulisan maupun saat menjadi narasumber diberbagai diskusi dan seminar nasional kemaritiman.

Kedua sambungnya, secara akademik Makbul telah mumpuni dibidang pendidikan, ia S1 teknik perkapalan Universitas Hasanuddin Makassar dan Magister Keamanan Maritim Universitas Pertahanan Indonesia.

Dan terakhir, sebagai sosok muda yang saat ini usianya belum genap 30 tahun, tentu beliau mampu menarik simpati pemilih pemula dalam pilpres 2019 ini, tutup Akhrom.

Editor : RA

Komentar
Loading...