Menjadi Referensi Mendunia

Mahasiswa IPB Bogor Ajak Masyarakat Peduli, Pesona Pulau Taliabu Lewat Transplantasi Karang

Indonesiaberita.com, TALIABU – Memiliki begitu banyak potensi wisata baik darat, laut, pantai dan terutama potensi wisata bawah airnya. Namun semua potensi tersebut hanya menjadi sebuah keindahan semata jika kita tidak dapat eksplore terdapat Spot cantik sebagai Pesona Bahari di Kabupaten Pulau Taliabu (Pultab).

Suasana detik-detik transpalantasi secara simbolis oleh Pejabat Daerah dan Aparat Desa sebagai wujud dukungan pelestarian di Pulau Kramat. Photo : AP

Karena keindahan yang tidak ada pengolahan, ibarat kita memiliki seorang anak perempuan cantik jelita yang dipingit namun tidak ada seorang pria yang mengetahui untuk melamarnya dan pada akhirnya hanya akan menjadi sebuah cerita dalam cerita, yang tak seindah kisah Cinderela.

Ungkapan Sajak peduli lingkungan ini, menjadi sambutan pembuka dari Team Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Pertanian Bogor (IPB) yang diwakili oleh Kordinator,  Aditya Nugroho Saputro, di hadapan Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disporapor) Muhlis Soamole, Perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan Pultab Abrar Silia, perwakilan Dinas Pendidikan Pultab, Camat Taliabu Barat (Talbar) Sarifudin Soamole, dan Aparat Desa serta masyarakat Desa Kramat.

Pada kegiatan Puncak oleh Mahasiswa/i IBP dalam kunjungan KKN melalui agenda “Transplantasi karang bertujuan mengembalikan ekosistem terumbu karang” di Pulau Kramat, Desa Kramat, Kecamatan Talbar, Pulau Taliabu, Provinsi Maluku Utara. Minggu (19/08/2018).

Dalam suasana santai di pantai berpasir putih, apresiasi pertama datang oleh Dinas Perikanan dan Kelautan melalui Sekertaris, Abrar Silia, menyampaikan, Terima kasih kepada peserta KKN IPB atas inisiatifnya untuk dapat berpikir kemajuan di daerah kami yang notabenya berstatus kondisi yang cukup terjauh, tertingal, dan terkecil namun semua itu tidak menyurutkan semangat untuk bersama – sama berbagi pengetahuan dalam pengembangan pertanian masyarakat di Pultab.

“Terima kasih juga kepada aparat desa yang telah mendampingi dan mengawal selama kegiatan Peserta KKN IPB.” ucapnya lagi.

Lanjut dia, Taliabu memilik potensi kelautan dan perikanan tangkap, budidaya, dan potensi wisata bahari sehingga perlunya saling berbagi pengetahuan untuk pengembangannya.

“Ade mahasiswa telah berpikir soal pengembangan potensi wisata bahari, di wilayah desa kramat.” Imbuhnya

Abrar menuturkan, belum lama ini ada oknum – oknum tertentu yang tak bertangung jawap dengan segala aktivitasnya yang dapat merusak sebagian terumbu karang di Pulau Kramat

“Hal ini berdasarkan pengamatan dinas perikanan akhir – akhir ini.” cetusnya.

Tambahya, ada pesan dari kegiatan tranparansi karang ini, selain sebuah kegiatan Penanam kembali atau penyambungan karang untuk mengembalikan potensi alam yang sesunguhnya.

“Namun kegiatan mulia ini tidak boleh harus berakhir hari ini namun harus berakhir 1000 tahun lagi, sehibga semua masyarakat Taliabu juga harus berpikir untuk melanjutkan kegiatan dari KKN IPB hari ini.”  terangnya.

Abrar menyampaiakn, kedepan dari Dinas Perikanan Pultab akan membentuk tim pengawasan untuk menjaga kelestarian laut sehingga dapat mengembangkan pesona laut Taliabu dari berbagai aspek.

“Dinas Perikanan Pultab kedepan akan membentuk tim pengawasan untuk menjaga kelestarian laut sehingga dapat mengembangkan pesona laut Taliabu dari berbagai aspek.” ujarnya.

Sementra itu, hal senada juga disampaikan Kadis Disporapor Pultab, Muhlis Soamole, juga turut memberikan apresiasi atas kegiatan KKN IPB selama di Pulau Taliabu.

“Terima kasih kepada peserta KKN dari IPB dalam kontribusinya selama kurang lebih 40 hari, yang telah hadir di tengah – tengah masyarkat dalam berbagi pengetahuan yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat dalam bidang pertanian.” tutur Kadis Porapor.

Terlepas dari hal itu, Lanjut Muhlis, Pulau Taliabu memiliki potensi wisata bahari yang luar biasa namun semua itu perlu didukung baik dari aspek transportasinya darat maupun laut.

“Sehingga untuk menjawap hal itu Pemerintah Kabupaten telah menyiapkan Perda Ripda yang telah disahkan.” lanjutnya.

Muhlis, mengungkapkan berdasarkan harapan Bupati (Aliong Mus, red) untuk ditahun 2019, kedepan dapat di kembangkan pesona wisata bahari di Pultab.

“Sehingga pembahasan kelanjutanya perlu memikirkan bagaimana cara menjual atau mempromosikan pesona wisata bahari di Pulau Taliabu.” kilahnya Kadis yang gemar olahraga ini.

Dalam rangakaian kegiatan ini, akan ada penanam karang secara simbolis yang ditandai dengan penulisan nama pada wadah yamg diikatkan dengan karan sebagai wujud dukungan pemerintah dan masyarakat untuk menjaga bersama – sama kelestarian kekayaan laut di Pulau Kramat.

Sebelumnya, kegiatan mahasiswa/i dari IPB dalam rangka melaksanakan tugas KKN di Pulau Taliabu dengan program antara lain, 1.Pertanian (pembuatan pupuk kompos, penyuluhan pupuk kimia, sosialisasi penyemaian, optimalisasi pekarangan, pembuatan rumah kompos) 2. Pemetaan Sosial. 3. Peternakan (Pengolahan nugget, pengenalan pakan indigofera) 4. Analisis limbah B3. 5. Transplantasi karang.

Editor : YE

Komentar
Loading...