Indonesiaberita.com, PALEMBANG – Tim dayung putra Indonesia menyumbang medali emas Dayung dari nomor Ringan 8 putra (Men’s Light Weight Eight-LM8+) setelah mengungguli tim Uzbekistan dan Hongkong pada perlombaan di Danau Jakabaring Sport City, Jumat (24/8) pagi. Tanzil Hadid, Muhad Yakin, Rio Rizki Darmawan, Jefri Ardianto, Ali Buton, Ferdiansyah, Ihram, Ardi Isadi, dan Ujang Hasbulloh menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 6 menit 8,88 detik.

Sedangkan di nomor lain, Medali perak didapat dari nomor empat putra. Kakan Kusmana, Edwin Ginanjar Rudiana, Sulpianto, dan Memo finish di posisi kedua, di bawah India dan mengungguli Thailand. Sementara itu, medali perunggu berhasil didapat tim putri dari nomor Chelsea Corputty, Wa Ode Fitri Rahmanjani, Julianti, dan Yayah Rokayah. Mereka berlomba di nomor Women’s Four . Tim putri Indonesia finis di bawah China dan Vietnam yang berhak meraih medali emas dan perunggu.

Menpora pun merasa bersyukur dan bahagia. Bahkan saking bahagianya ia pun terharu atas perjuangan Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PB PODSI) Basuki Hadimuljono dan atlet-atlet Indonesia. “Saya bahagia sekaligus terharu melihat perjuangan atlet-atlet kita yang begitu semangat untuk mengharumkan nama Indonesia. Ini hadiah hari dari Pak Basuki dan seluruh tim dayung kita,” ujarnya.

“Bagi yang maraih medali perak dan perunggu jangan berkecil hati, masih ada hari esok. Kami akan terus dan terus mendukung agar bisa memberikan medali yang lebih banyak lagi untuk Indonesia,” ucapnya.

“Karena semua cabang olahraga masih berpeluang dan kita selalu berusaha. Yang penting doa dari seluruh masyarakat Indonesia agar mental para atlet kita tetap terjaga dengan baik. Tentu saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh seporter yang ada di Palembang ini yang tidak berhenti mendukung atlet kita. Untuk bonus jangan khawatir kami akan memberikan bonus. Bonus ini tidak hanya uang tapi juga PNS,” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua Umum PB PODSI Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa para atlet sudah latihan dengan tekun tanpa lelah dan pamrih. Dan peraihan medali ini bukan untuk siapa-siapa tapi untuk negeri dan bangsa.

“Mereka sudah barlatih dan berjuang tanpa pamrih untuk Indonesia. Bonus itu adalah tujuan kedua tapi yang pertama adalah persembahannya untuk negara tercinta ini,” ujarnya.

“Dan yang pasti atas perjungan mereka pemerintah akan memberikan bonus. Karena mereka sudah berkorban berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun. Jadi bukan hal yang mudah mencapai emas di Asian Games ini,” tambahnya.

Editor : YE