Indonesiaberita.com, JAKARTA – Kekosongan posisi Ketua Tim Sukses Pemenangan Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden, Joko Widodo-Ma’ruf Amin menyisakan pertanyaan dibenak publik terkait siapa sosok yang akan mengisi posisi strategis tersebut.

Saat di jumpai awak media, Jokowi mengatakan kriteria Ketua timsesnya harus memiliki ide dan gagasan muda serta kekinian. Dirinya tidak ingin menjelaskan secara rinci apakah ketua timses nantinya berasal dari kalangan tua atau muda.

“Yang paling penting, ide dan gagasan. Bukan masalah muda dan tua. Muda pun kalau gagasannya ‘jadul’ gimana, tua tapi gagasan idenya muda, kekinian, yang itu,” terang Jokowi usai membuka acara ‘Young on Top National Conference 2018’ di Jakarta, Sabtu, (25/82018).

Sebelumnya, Daftar tim sukses pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin telah diserahkan ke KPU. Namun Ketua Timses pasangan capres-cawapres ini belum tercantum namanya, sementara Wakil Ketua, yakni Moeldoko, Lodewijk F. Paulus, H. Abdul Kadir Karding, Johnny G. Plate, H. Arsul Sani, H. Herry Lontung Siregar, Hajriyanto Y. Thohari dan Eriko Sotarduga.

Jabatan Sekretaris Timses diduduki Hasto Kristiyanto, sedangkan Wakil Sekretaris, Verry Surya Hendrawan, Ahmad Rofiq, Raja Juli Antoni, dan Dewi Suharto.

Bendahara timses adalaha Sakti Wahyu Trenggono dan Agus Gumiwang Kartasasmita, sedangkan Wakil Bendahara (Urusan Parpol) Juliari P. Batubara dan Amir Uskara, Wakil Bendahara (Tokoh dan Ormas) Jazilul Fawahid dan Samsuddin Andri Aryad, Wakil Bendahara (Relawa) Rerrie Lestari Moerdijat dan Dudy Purwagandhi.

Jokowi menyatakan pihaknya masih mencari figur yang tepat untuk menetapkan ketua timses saat maju dalam pemilihan Presiden 2019.

“Ya, nanti dicarikan ketuanya. Ya, santai sajalah enggak usah tergesah-gesah,” kata Jokowi lalu.

Editor: YE