Indonesiaberita.com, Malut – Tim Pembela Jokowi (TPJ) Maluku Utara mendeklarasikan diri untuk membela Presiden Joko Widodo sebagai simbol negara.

Pendeklarasian TPJ Malut bertempat di Kafe Bacarita Dua Kelurahan Muhajirin, Ternate Tengah, Kota Ternate, Maluku Utara pada Minggu (26/8/2018).

Deklarasi yang dihadiri langsung oleh Ketua Nasional Nazarudin Umar., S.H. bersama Tokoh Nasional Bapak Ridha Sholeh.

Para advokat ini mendeklarasikan diri membela Jokowi di antaranya, Yahya Mahmud., S.H., Fahruddin Maloko., S.H., Naiman Lek., S.H., Halid Fadel., S.H., Rasman Buamona., S.H., Fahrin Raya., S.H., dan Kuswandi Buamona., S.H.

Ketujuh Advokat muda ini siap memberikan kontribusi dan tanggungjawab kami sebagai warga Negara, dalam membangun serta mengawal tradisi Hukum dan Politik Demokrasi yang berkeadaban serta berasaskan pancasila.

Naskah deklarasi TPJ dibacakan langsung oleh advokat muda Fahruddin Maloko, menuturkan pada hari ini, dan bertempat di Kaki Gamalama Moloku Kie Raha, kami sebagai Advokat/Pengacara yang berkedudukan Hukum di Propinsi Maluku Utara mendeklarasikan Pembentukan atau pendirian Tim Pembela Jokowi.

“Pada hari ini (Minggu – red) kami sebagai Advokat/Pengacara yang berkedudukan Hukum di Propinsi Maluku Utara mendeklarasikan Pembentukan atau pendirian Tim Pembela Jokowi.” ujar Fahruddin.

Fahruddin mengatakan bahwa Tim Pembela Jokowi di dasarkan pada keputusan atas keprihatinan kondisi dimana merebaknya upaya dari berbagai kelompok maupun Individu yang secara tidak bertangungjawab melakukan berbagai tindakan tidak terpuji atau tindakan-tindakan perbuatan melawan hukum.

“Dalam hal ini menyebarkan informasi yang sesat, serta merendahkan harkat dan martabat Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.” ungkapnya.

Selanjutnya Fahruddin menambahkan kami selaku Tim Pembela Jokowi Maluku Utara yang terhimpun dari Advokat/Pengacara, berkomitmen berada di depan membela Presiden Republik Indonesia Joko Widodo sebagai simbol pemegang mandat rakyat.

“Kami selaku Tim Pembela Jokowi Maluku Utara yang terhimpun dari Advokat/Pengacara, berkomitmen berada di depan membela Presiden Republik Indonesia Joko Widodo sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku dari berbagai tindakan penghinaan, fitnah, hoax dan perbuatan tercela lainnya yang berlandaskan pada wibawah jabatan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo sebagai simbol pemegang mandat rakyat.” paparnya.

Menurut Fahruddin komitmen ini merupakan suatu bentuk kontribusi dan tanggungjawab kami sebagai warga Negara.

“Komitmen ini merupakan suatu bentuk kontribusi dan tanggungjawab kami sebagai warga Negara.dalam membangun serta mengawal tradisi Hukum dan politik demokrasi yang berkeadaban serta berasaskan pancasila sebagaimana yang diperjuangkan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.” terang Fahruddin.

Dirinya mengatakan kami dalam menjalankan komitmen tersebut, akan patuh dan senantiasa melakukan sesuai dengan batas-batas koridor hukum yang berlaku.

“Kami akan menjalankan komitmen tersebut sesuai dengan batas-batas koridor hukum yang berlaku.” pungkas Fahruddin.

Editor : YE