Indonesiaberita.com, JAKARTA – Dalam sebuah serangan udara yang digencarkan di Nangarhar, Afghanistan pada akhir pekan lalu, pimpinan ISIS Afganistan Abu Saad Erhabi dikabarkan tewas.

Serangan militer tersebut dibenarkan oleh Juru bicara pasukan Amerika di Afghanistan Martin O’Donnell. Pihaknya melakukan serangan melawan salah satu petinggi ISIS, Senin (27/8/2018).

Sementara itu Direktorat Nasional urusan Keamanan Kabul melaporkan dalam serang udara tersebut, sepuluh anggota ISIS lainnya tewas. Selain itu, aparat juga berhasil menghancurkan menghancurkan pasokan senjata dan amunisi di dua lokasi berbeda yang menjadi tempat persembunyian ISIS.

Gubernur Provinsi Nangarhar melalui Reuters menuturkan, Erhabi merupakan pimpinan ISIS Afghanistan ke empat yang tewas dalam serangan militer sejaka Juli 2017. Pimpinan ISIS lainnya yang tewas di Nangarhar, Afganistan adalah  Abu Sayed.

Untuk diketahui, ISIS mulai aktif di Nangarhar mulai aktif sejak 2015 dengan nama ISIS Khorasan (ISIS-K). Secara perlahan provinsi ini, menjadi wilayah yang sangat berbahaya.

Militer AS memperkirakan ada 2000 orang yang tergabung dalam keanggotaan ISIS-K. Data yang dihimpun beberapa bulan terakhir tercatatat 150 orang anggota ISIS menyerahkan diri ke pasukan keamanan Afganistan di Provinsi Jawzjan.

Editor: YE