Indonesiaberita.com, TALIABU – Aliran air PDAM Pulau Taliabu (Pultab) sedang mengalami ganguan sehubungan dengan adanya pekerjaan konesi dari pipa karet ke pipa besi (Galvan) pada beberapa titik di jalur Desa Ratahaya, Kecamatan Taliabu Barat (Talbar), Pulau Taliabu (Pultab), Maluku Utara (Malut).

“Sekedar informasi pengerjaan ini telah memasuki sebulan waktu pengerjaannya dan sudah mencapai 70 Meter dari yang ditargetkan sepanjang 700 Meter.” kata Dirut PDAM Pultab, Surahman Lamadi saat ditemui di lokasi pengerjaan. Senin (27/08/2018).

Lanjut Surahman sebelumnya hal ini sudah diinformasikan kepada masyarakat Kota Bobong dan Desa Wayo yang terdampak bahwa akan ada pengerjaan sehinga untuk sementara akan terjadi ganguan air pada waktu tertentu.

“Sebagian masyarakat sudah di infokan soal perbaikan pipa ini sehingga tidak komplain di kantor soal ganguan air.” Imbuhnya.

Baca juga : 

Dirinya menerangkan, penambahan pipa besi 700 M di pusatkan pada titik sumber mata air untuk memperoleh kualitas air yang lebih bersih.

“Untuk mengatisipasi saat terjadi hujan lebat yang dapat menyebabkan banjir bandang sehingga pipa ditambahkan untuk lebih dekat dengan sumber mata air untuk menimalisir air keruh.” terang Surahman.

Proses pemasangan pipa Besi atau Pipa Galvanis. Photo : AP

Surahman menjelaskan pemasangan pipa 700 meter diprediksi selasai bulan Oktober.

“Pemasangan pipa 700 M diprediksi bakal selesai pada bulan Oktober dan dipastikan kualitas air dengan kualitas yang lebih baik lagi.” pungkas Dirut.

Sekali lagi Surahman memberikan himbauan untuk masyarakat Kota Bobong dan Desa Wayo bahwa pada tanggal 28 sampai 29 nanti, akan terjadi ganguan air sehingga dirinya meminta agar masyarakat untuk menampung air sebagai pasokan cadangan.

“Masyarakat Kota Bobong mungkin harus menampung saat air sedang jalan sehingga bisa di jadikan sebagai cadangan.” kilah Pria yang dekat dengan insan pers biro Pultab

Editor : YE