Indonesiaberita.com, BOGOR – PKP Berdikari melakukan aksi dan sosialisasi “Kota Bebas Sampah Plastik”. Kegiatan ini dilakukan di Kota Bogor, tepatnya di Lapangan Sempur, Minggu tanggal 2 September 2018.

Menurut Harmi Dja’far Pelaksana PKP Berdikari, kegiatan aksi diikuti lebih kurang 100 orang yang didukung oleh berbagai kelompok masyarakat seperti Konsorsium Peduli Bogor (KPB), Himpunan Jurusan Planologi Universitas Pakuan, Kwarcab Pramuka Kota Bogor, Dosen-dosen Univeesitas Ibnu Khaldun, Paguyuban Sasaka Kahurun, Icread, Forum Komunitas Kota Bogor dan Bank Sampah Jambu Bersih.

“Antusiasme masyarakat cukup tinggi pada aksi bersih-bersih sampah plastik ini yang diadakan di kawasan Lapangan Sempur sejak pukul 6.30 s/d 9.30.” ungkap Harmi di Bogor, Minggu (2/9)

Foto : PKP Berdikari

Sementara itu Direktur PKP Berdikari, Arimbi Heroeputri, baginya sampah plastik sudah sangat mengkhawatirkan, merusak keberlangsungan alam dan sudah sampai tingkat merusak bumi, sumber-sumber kehidupan di darat dan di laut.

“Indonesia adalah penyumbang sampah plastik terbesar kedua setelah Tiongkok. Total 187,2 juta ton sampah plastik dari Indonesia terbuang ke lautan. Sementara Tiongkok 262,9 juta ton.
Secara nasional, 14 persen sampah kita berupa plastik, yaitu 9,5 juta ton. Termasuk 1 juta kantung plastik, dan 93 juta batang sedotan plastik, yang hanya dipakai sekali sesudahnya langsung di buang” beber Arimbi aktivis perempuan ini.

Lanjutnya, Aksi bersih-bersih sampah plastik dilakukan cukup santai, apalagi panitia membagikan tas belanja serba guna kepada masyarakat yang saat itu hadir berolahraga jogging dan senam.

“Kegiatan seperti ini akan terus dilakukan PKP Berdikari di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Medan, Bali, Lombok, Bandung dan sebagainya.” ujar Arimbi

Kegiatan ini sebagai simbol Indonesia bersih-bersih sebagaimana tagline Jokowi #BersihMerakyatKerjaNyata, tutup dia

Editor : MAS