Indonesiaberita.com, KENDARI – Sebanyak 17 Pendamping Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) Kota Kendari mengikuti pelatihan atau coaching di aula sekretariat PKH Dinas Sosial Kota Kendari, Senin (3/9/2018).

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Kota Kendari Saldy L.

Mengusung tema Coaching  Pendamping Family Development Session (FDS), helatan tersebut dipastikan  berlangsung mulai tanggal 3 hingga 10 September 2018.

“Diharapkan melalui kegiatan ini Pendamping PKH mempraktikkan pada peserta PKH secara berkelanjutan disetiap kegiatan atau pertemuan kelompok. Dengan begitu maka perubahan perilaku akan berlangsung lebih cepat, sehingga akan menghasilkan peningkatan kemampuan KPM untuk beranjak kearah peningkatan kesejahteraan sosial yang lebih baik,” ungkap Kabid Perlinjamsos Saldy L

Kegiatan couching ini dipandu langsung oleh Kordinator Wilayah (Korwil) PKH Sultra La Ode Muhammad Karim serta Kordinator Kabupaten (Korkab) dan Supervisor.

La Ode Muhamad Karim menuturkan, tujuan PKH diantaranya menciptakan perubahan perilaku dan kemandirian Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dalam mengakses layanan kesehatan, pendidikan serta kesejahteraan sosial.

Guna  mendukung kegiatan tersebut, lanjut Karim, Kementrian Sosial memberikan program FDS guna penyempurnaan Program Keluarga Harapan.  FDS sendiri merupakan proses belajar peserta PKH berupa pemberian dan pembahasan informasi praktis yang menitik beratkan pada Pendidikan, Kesehatan,  Ekonomi,  Pengasuhan anak,  kesejahteraan sosial yang disampaikan melalui pertemuan kelompok bulanan.

“Untuk FDS itu sendiri, sampai saat ini mulai dilakukan sejak tahun 2017 yang lalu. Hanya saja kita terkendala pada tahapan diklat pendamping, karena pendamping inilah menjadi titik tolak ukur penyampaian ke KPM. Sampai saat ini khusus untuk Sultra, jumlah pendamping sekitar 575 orang, diantara pendamping tersebut belum ada satu pun  yang mengikuti diklat FDS,” imbuhnya.

Karim berharap, pelaksanaan FDS di Kota Kendari dapat menjadi contoh untuk Kabupaten/Kota lain di Sultra.

Editor: Mastobelo