Menjadi Referensi Mendunia

Bagi-Bagi Uang Satu Karung, Sosok Pak Haji Misterius Tak Kunjung Datang

Indonesiaberita.com, JAKARTA – Sejumlah 200-an orang berkumpul di pinggir jalan Pasar Rumput Manggarai Jakarta Selatan dini hari tadi, yang mengaku mendapatkan informasi bahwa akan ada seorang dermawan ingin bersedekah kepada masyarakat per-kepala sebesar Rp50 ribu rupiah.

Menurut salah satu Ibu rumah tangga bernama Inul yang bersedia memberikan informasinya, bahwa mereka sedang menunggu amal jariah dari salah satu dermawan yang tidak diketahui identitasnya.

“Saya dapat informasi dari tetangga klo ada pak haji orang dermawan mau sedekah, kan lumayan pak dapat duit per-kepala Rp50 ribu,” ungkap Inul kepada pewarta Indonesia Berita, di Jakarta, Jumat (7/9).

Namun demikian kata Inul, orang yang mau bagi-bagi uang itu, ia dan rekan-rekannya tidak mengetahui siapa orangnya.

Masih ditempat yang sama seorang pemuda mengaku bernama Jali menambahkan, “bagi-bagi uang ini sebelumnya sudah pernah dilakukan di daerah Kampung Melayu dan Tanah Abang, tapi kata Jali, disana banyak yang reseh, makanya pindah kesini.” ungkap Jali.

IMTSI Sidebar

Meski demikian sambung Jali, sampai saat ini orang dermawan itu tidak juga muncul, sedangkan ia dan tetangganya sudah menunggu lama, sejak pukul 22.00 s/d 00.30 Wib dini hari. “Biasanya pak haji itu bawa uang satu karung untuk dibagi-bagikan setiap malam Kamis dan malam Jumat.” aku pria berdomisi Manggarai ini

Sementara itu pihak kepolisian yang berjaga-jaga disekitar lokasi dari Pos Polisi Manggarai mengatakan, bahwa baru kali ini terjadi disini, “kami juga tidak tau tiba-tiba bisa ratusan orang datang berkumpul mengaku menunggu sedekah dari haji yang belum diketahui identitasnya.” ujar salah satu petugas kepolisian yang sedang piket di pospol.

Lanjutnya, hingga saat ini ia dan pihaknya masih berjaga-jaga takut terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. “Kami masih menunggu perkembangan sampai benar-benar masyarakat aman dan pulang kerumahnya masing-masing, kami tidak mau arogan langsung mengusir, hanya kami tetap berjaga menunggu arahan pimpinan.” tandasnya.

Sampai berita ini diturunkan orang yang dimaksud masyarakat tak kunjung datang. Begitu juga dengan pihak kepolisian masih melakukan pengumpulan informasi siapa orang dibalik penyebaran isu tersebut.

Penulis : BAP

Editor : YES

Komentar
Loading...