Indonesiaberita.com, TALAUD – Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) melaksanakan latihan bersama (geladi) dalam rangka Pelepasan Pasukan Kirap Merah Putih Satu Negeri (Zona III Miangas), bertempat di Sekretariat Pendamping Profesional Kelurahan Melonguane Barat atau lebih tepatnya di Kantor Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) Propinsi Sulawesi Utara Kabupaten Kepulauan Talaud, Sabtu (15/9/2018) sore tadi.

Dari pantauan pewarta Indonesia Berita di lokasi kegiatan, puluhan pasukan GP Ansor sedang mengikuti geladi bersama yang dipimpin Asisten Lapangan Kirap GP Ansor Pengurus Pusat, Mahdani Hamzah yang bertindak selaku Komandan.

Direncanakan, pasukan Kirap Merah Putih Satu Negeri Zona III Miangas akan berangkat ke Kecamatan Khusus Miangas pada besok hari, Minggu 16 September 2018.

Koordinator GP Ansor Zona III Miangas, Saleh Ramli melalui Sekretaris Wilayah GP Ansor Sulut Ismail Maga mengatakan bahwa kegiatan ini masih berkaitan dengan Hari Lahir (Harlah) Gerakan Pemuda Ansor, kemudian dalam rangka juga menyambut Resolusi Jihad pada tanggal 22 Oktober mendatang.

“Perlu diketahui bahwa, GP Ansor berafiliasi dengan Nahdlatul Ulama (NU). GP Ansor adalah anak/ Banom NU. Untuk Kepulauan Talaud kantor cabangnya masih gabung di Sangihe (sebagai Pimpinan Cabang), dan GP Ansor memiliki cabang di 13 Kabupaten/ Kota di Sulawesi Utara, ”ujar Sekwil GP Ansor Sulut Ismail Maga usai kegiatan.

Ismail Maga menjelaskan, secara umum Kirap Merah Putih Satu Negeri ini, bertujuan untuk menyampaikan kepada masyarakat secara luas bahwa kita (GP Ansor, red) ingin menyemangati masyarakat tentang ke-Indonesiaan, bahwa kita ini satu.

“Meskipun kita berbeda-beda agama, berbeda suku tetapi kita tetap satu. Jadi, semangatnya itu! Kita ingin membawa persatuan didalam bingkai NKRI.” jelasnya.

Ditambahkannya, dari lima V Zona se-Indonesia, yakni Sabang (Zona I), Nunukan (Zona II), Miangas (Zona III), Rote (Zona IV) dan Merauke (Zona V), Nantinya pasukan Kirap Merah Putih Satu Negeri akan dilepas secara serentak dan akan berkumpul di Ibu Kota Jakarta.

“Nanti dari Jakarta akan diarak lagi untuk sampai di titik terakhir yakni di Jogjakarta. Di Jogjakarta, tanggal 25 Oktober akan diterima secara resmi oleh Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo, kemudian pada tanggal 26 Oktober akan dilaksanakan Apel Pasukan yang akan dihadiri oleh kurang lebih 100.000 pasukan GP Ansor se-Indonesia.” tambah Ismail.

Ketika ditanya soal rencana pembangunan kantor cabang di wilayah Kabupaten Kepulauan Talaud, ia menerangkan bahwa itu tergantung situasinya nanti.

“Akan melihat perkembangannya nanti. Kalau memungkinkan, pasti akan dibuat kantor cabang juga di Talaud. Tetapi karena Talaud sendiri masih gabung dengan Sangihe makanya masih masuk didalam PAC (Pimpinan Anak Cabang) karena belum berdiri sendiri,” ungkap Maga.

Terkait jumlah pasukan yang hadir pada saat geladi, Sekwil GP Ansor Sulut menuturkan bahwa yang hadir sekarang ada 17 orang, nantinya mereka akan bertugas sebagai Pembawa Bendera Merah Putih.

“Perlu diketahui juga, Gerakan Pemuda Ansor adalah sebuah organisasi kemasyaratan pemuda di Indonesia, yang berafiliasi dengan Nahdlatul Ulama (NU). Organisasi ini didirikan pada tanggal 24 April 1934 yang juga mengelola Barisan Ansor Serbaguna (Banser).” tuturnya.

Selanjutnya Ismail memaparkan GP Ansor hingga saat ini telah berkembang sedemikan rupa menjadi organisasi kemasyarakatan pemuda di Indonesia yang memiliki watak kepemudaan, kerakyatan, keislaman dan kebangsaan.

“GP Ansor hingga saat ini telah berkembang memiliki 433 Cabang (Tingkat Kabupaten/Kota) di bawah koordinasi 32 Pengurus Wilayah (Tingkat Provinsi) hingga ke tingkat desa. Ditambah dengan kemampuannya mengelola keanggotaan khusus Banser (Barisan Ansor Serbaguna) yang memiliki kualitas dan kekuatan tersendiri di tengah masyarakat.” paparnya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan di sepanjang sejarah perjalanan bangsa, dengan kemampuan dan kekuatan tersebut GP Ansor memiliki peran strategis dan signifikan dalam perkembangan masyarakat Indonesia.

“GP Ansor mampu mempertahankan eksistensi dirinya, mampu mendorong percepatan mobilitas sosial, politik dan kebudayaan bagi anggotanya, serta mampu menunjukkan kualitas peran maupun kualitas keanggotaannya. GP Ansor tetap eksis dalam setiap episode sejarah perjalan bangsa dan tetap menempati posisi dan peran yang stategis dalam setiap pergantian kepemimpinan nasional.” kata Ismail.

Direncanakan hadir dalam kegiatan ini, Sekjen GP Ansor Abdul Rochman, Koordinator GP Ansor Zona III Miangas Saleh Ramli, Pimpinan GP Ansor Wilayah Sulawesi Utara Yusran Alhabsyi, serta Pejabat terkait dan Aparat keamanan setempat yang ada di Kecamatan Khusus Miangas.

Editor : YES