Indonesiaberita.com, Jakarta – Bakal calon anggota peserta Pemilu Anggota DPD RI, Victor Juventus G. May menggugat KPU RI terkait penetapan Daftar Calon Sementara (DCS) peserta Pemilu Anggota DPD RI tahun 2019 daerah pemilihan (Dapil) Provinsi Papua Barat. Gugatan tersebut dilakukan karena KPU tidak memasukan namanya dalam DCS.

Gugatan tersebut diajukan kepada Bawaslu RI pada Rabu, 5 September 2018 dengan nomor register 029/PS.REG/BAWASLU/VIII/2018.

May mengatakan dalam DCS peserta Pemilu DPR RI yang diumumkan oleh KPU masih terdapat salah satu Ketua Umum Partai Politik. Atas dasar tersebut Ia mengajukan gugatan karena menganggap ada perlakukan yang tidak sama terhadap peserta yang merupakan pengurus Partai Politik.

“Dalam DCS yang diumumkan oleh KPU pada Dapil Kalimantan Barat ada nama Osman Sapta Odang (OSO) yang seluruh rakyat Indonesia saat ini tahu masih aktif menjadi Ketua Partai Hanura, sedangkan saya yang juga pengurus Partai dicoret dari DCS, ini kan berarti KPU berlaku tidak adil makanya saya ajukan gugatan.” kata May.

Terkait adanya gugatan ini, Bawaslu RI melakukan mediasi dengan memanggil pemohon (Victor Juventus G. May) dan termohon (KPU RI) pada Senin 17 September 2018.

Menurut May dalam mediasi tersebut KPU menawarkan akan memasukan dirinya dalam DCT sepanjang sudah memenuhi persyaratan sesuai dengan PKPU 26 tahun 2018 tentang Pencalonan Anggota DPD satu hari sebelum Daftar Calon Tetap (DCT) peserta DPD RI ditetapkan.

“Saya setuju dengan kesepatakan tersebut, sehingga saat ini sudah tercapai kesepakatan antara saya dan KPU.” pungkasnya.

Selain menawarkan hal itu, KPU juga mengatakan akan memberlakukan hal yang sama kepada OSO dan bakal calon lain yang masih aktif menjadi pengurus Partai Politik.

Penulis : Wahyu Setyawan

Editor : YES