Indonesiaberita.com, JAKARTA – Dalam keterangan tertulisnya Ketua Umum Relawan Jokowi Keren (RJK) Harianto Syah Putra mengatakan, bahwa adanya kesalahpahaman berkaitan dengan kesamaan nama organisasinya.

“Kami dari Dewan Pengurus Pusat Relawan Jokowi Keren hari ini baru menyadari bahwa telah terjadi kesalahpahaman yang tidak disengaja, terdapatnya dua organisasi yang bernama sama yakni Relawan Jokowi Keren” ujar pria yang akrab disapa Putra ini di Jakarta, Senin (24/9).

Lanjutnya, tentang aksi tipu-menipu yang dilakukan relawan Joker, RJK perlu memberi klarifikasi bahwa;

  1. RJK baru berdiri pada tanggal 3 Agustus 2018, berdasarkan Rapat Anggota Pendiri di Jalan H. Botet Ciledug Kota Tangerang, dan disepakati menggunakan nama Relawan Jokowi Keren atau disingkat RJK.
  2. Dan pada tanggal 20 September 2018, terdapat pemberitaan adanya laporan tindak pidana penipuan atas nama Relawan Jokowi Keren sebagai terlapor dan beberapa pengusaha sebagai pelapor.
  3. Dari kedua fakta di atas, maka kami memberi konfirmasi bahwa kami RJK (poin 1) TIDAK TERLIBAT dalam tindakan pidana penipuan seperti yang dijelaskan pada poin 2.
  4. Dengan menyatakan klarifikasi di atas, maka selanjutnya RJK menyatakan, Mendukung penuh penyelesaian masalah yang disebut di poin 2 secara hukum.

Sambung Putra, “Kami sebagai organ sampai saat ini tetap memakai nama Relawan Jokowo Keren yang disingkat RJK karena kami sudah terdaftar sebagai organ resmi relawan di TKN dengan nomor urut 198.” tegas Putra

Tutupnya, maka RJK tidak ada kaitan nya dan oleh karena itu RJK tidak terlibat oleh pihak-pihak yang mengatasnamakan Relawan Jokowi Keren yang disingkat (Relawan Joker).

Editor : RA