Indonesiaberita.com, KENDARI – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kendari berhasil meringkus seorang pengedar narkoba jenis sabu, berinisial PS (37) dengan barang bukti sabu seberat 5,18 gram.

“Dia (PS – red) merupakan seorang pengedar, terbukti dengan membawa sabu.” ungkap BNNK Kendari Hj. Murniaty, saat menggelar konferensi pers di kantor BNNK Kendari, Senin (24/9/2018).

Untuk diketahui pelaku merupakan warga Jalan Ulele  Kelurahan Bonggoeya, Kecamatan Wua-Wua yang bekerja sebagai freeline

Berdasarkan petunjuk dan penyelidikan informan BNN, pelaku terbukti mengedarkan narkotika jenis sabu-sabu. Modus transaksi yang digunakan para pelaku tergolong sudah lama, yaitu dengan sistem temple

“Mereka melakukan transaksi narkotika tersebut dengan sistem tempel, yaitu pelaku menempatkan barang di suatu lokasi yang sudah disepakati, yakni untuk kali ini  paket tempelan (sabu tak bertuan) yang disimpan diatas meja dalam bungkusan cemilan.” jelas Murniaty.

Selanjutnya Hj. Murniaty mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengetahui keberadaan barangbharam tersebut.

“Keberadaan barang haram tersebut, kami ketahui sebelumnya oleh tim informan. Namun tim tetap mengintai dan menunggu pelaku. Benar saja. selang beberapa menit kemudian, pelaku terlihat datang mengambil bungkusan sabu tempelan tersebut,” ungkapnya.

Sebelumnya pelaku pergi menggunakan mobil yang ditumpangi, dengan cepat tim BNN Kota Kendari dibawah komando Kompol Anwar Toro, meringkus pelaku beserta barang bukti 5,1 gram paket tempelan tersebut.

“Setelah itu, pelaku bersama barang bukti kami giring ke kantor untuk kemudian dilakukan penyidikan lebih lanjut.” pungkas Hj Muniarty.

Atas perbuatannya, PS disangkakan Pasal 114 Ayat 1 Subsider Pasal 112 Ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentamg narkotika, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 20 Tahun dan denda sebesar Rp. 10 Milyar.

Editor : YES