Menjadi Referensi Mendunia

Prabowo-Sandiaga Dipolisikan, Ratna Sarumpaet Mengaku Berbohong

Indonesiaberita.com, JAKARTA – Komunitas Pengacara Pro-Jokowi (Kopi Pojok) melaporkan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno beserta lima belas orang lainya terkait dugaan ujaran kebencian kasus Ratna Sarumpaet.

Laporan tersebut disampaikan Farhat Abbas di gedung Bareskrim Polri, Jakarta Pusat pada Rabu (3/10/2018). Laporan itu bernomor LP/B/1237/X/2018/BARESKRIM dan sudah diterima polisi dengan nomor STTL/1007/X/2018/BARESKRIM.

Farhat menganggap berita bohong mengenai penganiayaan Ratna Sarumpaet yang disebarkan telah merugikan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01, Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Hal tersebut dibenarkan oleh Direktur Eksekutif Kopi Pojok, Abdul Fakhridz Al Donggowi.

“Yang kami laporkan berkaitan dengan konspirasi dan pemufakatan jahat, fitnah Ratna Sarumpaet dirinya seolah-olah dizolimi,” ujar Fakhridz.

Berikut tujuh belas orang yang dilaporkan:

  1. Prabowo Subianto
  2. Sandiaga Uno
  3. Ratna Sarumpaet
  4. Fadli Zon
  5. Rachel Maryam
  6. Rizal Ramli
  7. Nanik S Daeng
  8. Ferdinand Hutahaean
  9. Arief Poyuono
  10. Natalius Pigai
  11. Fahira Idris
  12. Habiburokhman
  13. Hanum Rais
  14. Said Didu
  15. Eggi Sudjana
  16. Captain Firdaus
  17. Dahnil Anzar Simanjuntak

Sebelumnya, polisi telah menerima tiga laporan mengenai kabar Ratna mengaku dianiaya. Polisi diminta mengusut benar-tidaknya penganiayaan tersebut.

Selain Kopi Pojok, pihak lain yang turut melaporkan tujuh belas orang tersebut adalah relawan Garda Nasional untuk Rakyat (GNR), Biar Pak Jokowi Saja (BPJS) dan Saya Tetap Memilih Jokowi (STMJ).

Sementara itu dilansir dari detik.com, Ratna sudah mengakui jika dirinya berbohong dan tidak dianiaya. Hal ini disampaikan Ratna saat jumpa pers di kediamannya, kawasan Bukit Duri, Jakarta Selatan, Rabu (3/10).

“Saya juga meminta maaf kepada semua pihak yang selama ini mungkin dengan suara keras saya kritik dan kali ini berbalik ke saya. Kali ini saya pencipta hoaks terbaik ternyata, menghebohkan semua negeri,” kata Ratna.

Editor: YE

Komentar
Loading...