IndonesiaBerita.com, PELALAWAN – Keberadaan Wisma atau Losmen di Kelurahan Kerinci Timur Kecamatan Pangkalan Kerinci kabupaten Pelalawan provinsi Riau timbulkan kontra dikalangan Masyarakat dan beberapa pihak.

Wisma 16 (enam belas) kamar yang belakangan diketahui milik Ahoa warga Pangkalan Kerinci itu diketahui belum kantongi izin.

Berita tersebut dibenarkan oleh Lurah Kerinci Timur Edi Arifin, S.Sos saat ditemui diruang kerjanya pada Rabu (03/10) sore.

Edi Arifin saat dikonfirmasi mengaku heran terkait berdirinya wisma NCO di wilayah administratif nya yang tidak ada memiliki izin mendirikan bangunan dan gangguan HO.

“Kita baru tahu ada Wisma diarea kita, jujur kami kaget karena mereka tidak melapor kekita,” jelasnya kepada Indonesia berita.

Edi pun menambahkan, pihaknya akan menindak tegas kebaradaan wisma tersebut dengan melayangkan surat kepada dinas terkait untuk menghentikan semua bentuk pengerjaan diwisma NCO tersebut.

“Besok kita akan layangkan surat kepada dinas terkait untuk menyikapi perizinan NCO Wisma agar proses pekerjaan nya dihentikan dulu,” jelas Edi.

Sebagaimana yang diatur dalam pendirian Wisma atau Losmen haruslah memiliki izin sementara usaha pariwisata (ISUP) dengan syarat sebagai berikut:

  1. Akta Pendirian Perusahaan jika usaha tersebut diselenggarakan oleh Badan Hukum, dan KTP (Kartu Tanda Penduduk) Pimpinan jika usaha tersebut diselenggarakan oleh perorangan;
  2. Fotokopi surat kepemilikan tanah;
  3. Advice Planning (AP) dari Dinas Tata Kota.
  4. Surat pernyataan tidak keberatan dari tetangga atau lingkungan sekitar yang diketahui oleh RT/RW/Lurah/Camat setempat;
  5. Tempat usaha tidak berdekatan dengan tempat peribadatan atau tempat pendidikan;
  6. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP);
  7. Pas foto ukuran 4×6 sebanyak 3 lembar.

Editor: MAS