Indonesiaberita.com, PELALAWAN- – Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (BPMT) Kabupaten Pelalawan melalui Kepala Bidang (Kabid Perizinan) Zulkarnain.saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya telah mengirimkan stafnya dan satpol PP untuk meninjau keberadaan dan mengecek dokumen perizinan Wisma CNO yang berada di jalan Pelita Kelurahan Kerinci Timur Kecamatan Pangkalan Kerinci kabupaten Pelalawan Provinsi Riau.

Terkait izin yang belum dimiliki pihak pemilik Wisma CNO, Zul membenarkan bahwa pendirian bangunan Wisma CNO tersebut sama sekali belum ada.

“Kita sudah kirimkan staf ke lokasi, dan betul izin-izin nya sama sekali belum ada,” katanya kepada reporter Indonesia berita melalui selulernya, Kamis (4/10/2018) siang ini.

Disinggung apakah pihaknya akan melakukan penyegelan terhadap Wisma yang terdiri dari 16 kamar tersebut, ia mengaku sudah komunikasikan ke Sat PP untuk segera menyegel sepulang ia dari Jakarta nanti.

Edi Arifin selaku Lurah Kerinci tTmur pun mengaku kesal dengan sikap pemilik Wisma CNO yang tidak menghargai tatanan dan prosedural yang berlaku di bumi Melayu ini.

“Pasalnya Ahou selaku pemilik Wisma CNO sudah ditemui oleh staf lurah dan meminta segera menghubungi kelurahan, namun si pemilik menolak dan balik menyuruh staf lurah untuk menelpon sendiri.” tegasnya.

Langkah tegas langsung diambil oleh Lurah Edi Arifin dengan perintahkan stafnya segera membuat surat untuk peninjauan ke lokasi kepada dinas BPMPT Pelalawan.

Salah seorang warga perumahan Pelita yang berlokasi tidak jauh dari Wisma tersebut mengaku geram dan tidak setuju atas keberadaan wisma tersebut karena ditakutkan akan menjadi tempat maksiat.

“Kami tidak setuju bang, kami khawatir itu menjadi tempat maksiat. Apa lagi disini dekat dengan masjid dan sekolah Al-Huda,” jelas warga inisial Ds.

Editor : YES