Indonesiaberita.com, TERNATE – Jelang memasuki pemungutan suara ulang (PSU) Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara Tahun 2018. strategi kemenangan oleh Tim pasangan Calon Nomor 1 Ahm-Rivai telah berhasil menemukan Barang bukti berupah kursi plastik berwarna merah dengan jumlah 200 buah pemberian dari Pasangan Calon Nomor 3 Agk-Ya kepada masyarakat lingkungan PSU tepatnya di Desa Dum-dum Kacamatan Kao Teluk, Halmahera Utara, Maluku Utara.

Ratusan barang bukti berupa kursi berwarna merah yang diduga pemberian dari salah satu pasangan calon nomor 3 Agk-Ya telah diamankan di Kantor Panwas Kec. Kao Teluk Kabupaten Halmahera Utara. Kamis, (4/10/2018)

Menanggapi hal tersebut Tim Ahm-Rivai, Sagaf Taha, menyampaikan bahwa banyak upaya yang kemudian lakukan oleh pasangan petahana yakni Agk-Ya untuk kembali memenangkan PSU di Pilgub Malut

“Banyak upaya yang dilakukan Pasangan petahana untuk memenangkan PSU di Pilgub Malut,” kata Sagaf.

Selain itu, masih sambung dirinya, diharapkan agar Bawaslu Kabupaten bahkan Bawaslu Provinsi Malut agar melakukan monitoring keseluruh Daerah PSU yang ada di Kecamatan Kao Teluk serta dua Kecamatan yang ada di Kabupaten Sula dan Taliabu.

“Diharapakan Bawaslu Kabupaten, bahkan Bawaslu Provinsi agar bisa melakukan monitoring keseluru daerah PSU.” pintanya

Menurutnya, untuk menemukan upaya-upaya kecurangan yang kemudian bisa dilakukan oleh Tim Agk-Ya, perlunya ekstra pengawasan dari tim AHM – Rivai untuk mengantisipasi hal itu, yang sangat tidak wajar sebagai Pasangan Petahana,

“Untuk itu kami sampaikan kepada seluruh tim Ahm-Rivai baik di Sula dan Taliabu maupun Kao teluk bahwa dugaan rencana suplai bantuan dan money politics akan dilakukan dalam skala besar dan berkelanjutan di semua titik PSU, maka pentingnya pengawalan agar dilaporkan ke panwas setiap ada temuan pelangaran di daerah PSU,” Pungkasnya.

Editor : YES