Indonesiaberita.com, TALIABU – Berdasarkan evaluasi penyelenggaraan pemerintahan Daerah Otonomi Baru (DOB) pembentukan 2012-2014, Pulau Taliabu dinilai berhasil.

Hal ini dungkapkan oleh Direktorat Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Sumarsono dalam acara evaluasi penyelenggaraan pemerintahan 18 DOB pembentukan Tahun 2012-2014 di ballroom hotel di Hotel The Alana Solo, Jawa Tengah. Rabu 11 Oktober 2018 lalu.

Sumarno mengatakan, tingkat perkembangan atau kemajuan perekonomian Kabupaten Pulau Taliabu, sebagai daerah otonomi baru (DOB) sangat baik.

“Dari 18 DOB pembentukan Tahun 2012-2014 maka Pulau Taliabu masuk kategori perekonomiannya yang sangat baik,” ungkap Sumarno.

Progress tersebut dinilai dengan dilaksanakannya Peraturan Pemerintah Nomor 18 tahun 2016 tentang Perangkat Daerah, perda RTRW, RPJMD Dan terlaksana dengan baik pemilukada di DOB tersebut. Dengan telah dilaksanakan beberapa aturan yang ada diharapkan seluruh kegiatan di DOB itu sendiri sesuai dengan aturan yang berlaku.

Sehingga menurut dia, Pulau Taliabu termasuk kategori daerah baru yang secara parsial stabil tingkat perekonomiannya.

“Secara umum, Ditjen Otda akan selalu mengawal perkembangan daerah baru ini,” kata Sumarno lagi

Dalam kesempatan itu, Sumarsono menyerahkan buku hasil evaluasi DOB dari Kementerian Dalam Negeri pada Pemda Kabupaten Pulau Taliabu yang diterima langsung Bupati Pulau Taliabu, Hi. Aliong Mus.

Secara terpisah, Hi. Aliong Mus mengapresiasi penilaian dari Ditjen Otda Kemendagri tersebut karena daerahnya masuk dalam kategori DOB dengan perekonomian baik.

“Semua ini karena kekompakan semua elemen masyarakat di Pulau Taliabu dalam mendorong dan mendukung program pemerintah terhadap pertumbuhan sentra-sentra perekonomian di daerah,” Akun Aliong Mos. Jumat (12/10/2018)

Pemerintah Pulau Taliabu, Sambung Aliong, terus berupaya maksimal untuk mengejar ketertinggalan dari daerah yang lebih dahulu mekar di Malut. Penyelenggaraan pemerintahan daerah di Pulau Taliabu terus berbenah untuk mensejahterahkan masyarakat

” Dari segi kuantitas kita masih kekurangan aparat sipil negara, tetapi sumber daya manusia yang masih terbatas itu bisa kita maksimalkan perannya dalam melakukan pelayanan prima kepada masyarakat,” kilahnya.

Berbagai kegiatan telah dilaksanakan berbagai sektor guna memancing pertumbuhan ekonomi warga.

“Evaluasi ini akan kita pelajari letak kekurangannya dan akan benahi,“ pungkasnya.

Editor : YES