Indonesiaberita.com, TERNATE – Basarnas Ternate selamatkan penumpang KLM SS Bajoe, di perairan Tidore, Sabtu (13/10/2018).

Melalui rilis resminya Basarnas Ternate, menerima infomasi dari kapten kapal Putra Hari Budiman bahwa telah terjadi kondisi membahayakan jiwa manusia, pada pukul 11.05 WIT.

Berdasarkan data Basarnas Kansar Ternate, KLM SS Bajoe POB 81 dan ABK 7 orang dengan Rute Ternatr – Kayoa Barat mengalami mati mesin disekitar perairan Tidore pada koordinat 00°39.488’N / 127°21.406’E. Dengan Jarak   : 7.57 Nm dan Radial  : 161.77°.

Setelah menerima informasi, 1 team rescue melakukan OPS SAR. Dengan menggunakan KN  SAR 237 Pandudewanata langsung bergerak menuju ke LKP.

Pada pukul 13.45 WIT, KN SAR 237 Pandudewanata sampai di LKP dan merapat ke KLM SS BAJOE di koordinat 00°34.341′ N / 127°21.572′ E untuk melakukan evakuasi terhadap penumpang.

Setelah dilakukan pendataan penumpang di lokasi, terdapat perbedaan data jumlah penumpang, adapun data tersebut sbb, POB 101 org terdiri dari: Penumpang : 94 orang dan 7 orang ABK.

Dari 101 penumpang, 71 orang dievakuasi dengan menggunakan KN SAR pandudewanata dan 30 orang tidak mau dievakuasi dengan alasan tidak meninggalkan barang bawaan.

Selanjutnya KN SAR 237 Pandudewanata bertolak ke Pelabuhan Perikanan Bastiong,  sedangkan KLM SS Bajoe dan 30 org penumpang dan 7 org ABK di tarik oleh KM Pulau Kijang ke Pel Rakyat Bastiong Kota Ternate.

Pukul 15.25 WIT KN SAR 237 Pandudewanata sampai di Pel. Perikanan Bastiong Kota Ternate dan seluruh penumpang diserahkan ke pihak keluarga dalam keadaan selamat.

Pada pukul 16.30 wit. KLM SS Bajoe dan 30 orang penumpang serta 7 orang ABK yang ditarik oleh KM Pulau Kijang tiba Pel. Bastiong Kota Ternate.

Dengan dievakuasinya seluruh penumpang dan ABK KLM Bajoe dalam keadaan selamat maka Ops SAR ditutup.

Editor : YES