Indonesiaberita.Com, TERNATE – Demi menyelamatkan terumbu karang di laut Ternate, Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Kota Ternate.

Lanal TNI-AL Ternate, Walikota Ternate dan Forkompimda melakukan transplantasi terumbu karang di perairan Taman Laut Nukila Ternate, Kecamatan Ternate Tengah, Kelurahan Gamalama, Sabtu, (13/10/2018)

Ketua POSSI Kota Ternate H. Ruslan Bian, kepada Indonesia Berita usai melakukan selam mengatakan, giat Ini merupakan kegiatan pertama possi kota Ternate, setelah terbentuk dan di lantik pada bulan agustus kemarin

POSSI membuat kegiatan bersama dengan lanal kota Ternate dalam wujud konservasi yaitu melakukan transplantasi terumbu karang di taman nukila denga 3 model modul yang kami buat, yaitu kerucut, bulat, plate namun untuk secara keseluruhan ada delapan modul, dengan 300 titik substrat, dengan jumlah 55 penyelam.” papar Ruslan yang juga Kadis Kelautan dan perikanan Kota Ternate.

Lanjut Ruslan, kegiatan ini, di laksanakan bersama TNI-AL, (lanal) kota Ternate dalam rangka dirgahayu TNI ke-73, dan akan menjadi agenda tahunan,

“Mudah-mudahan kerja sama ini dapat berlangsung lama, dan konservasi ini merupakan pembelajaran bagi warga kota Ternate betapa pentingnya dan betapa manfaatnya laut serta pada giat ini juga Klub dive yang terlibat dari 5 klub yang tergabung diantaranya Ternate dive, Unkhair dive, dodoku dive, lakona dive dan free dive ada juga dari polair, basarnas, lanal maupun instansi lainya.” paparnya.

Sebagai Ketua POSSI kota Ternate Ruslan mengajak semua unsur, marilah kita sama-sama menjaga laut, yang memberikan potensi dan kesinambungan serta kesinambungan anak cucu kita, dan kami berharap terkait pembentukan satgas laut, di harapkan dalam waktu dekat supaya dapat bergerak, karena persolan mendasar di laut adalah sampah.

“Saya himbau kepada masyarakat jangan buang sampah sembarangan karena laut adalah masa depan kita.” imbuhnya.

Sementara itu ,Komandan Pangkalan Laut, Kolonel Laut p Whisnu Kusardiyanto, mengatakan kegiatan ini nantinya bukan hanya untuk kita namun untuk anak cucu kita.

“Populasi terumbu karang di indonesia sangat mengkhawatirkan dari jumlah yang ada 60% sudah rusak, padahal kita tahu terumbu karang punya manfaat yang sangat banyak, diantaranya menahan banjir bandang, serta karang juga rumah sebagai biota laut, dan biota laut ini yang akan menopang ekonomi masyarakat terutama nelayan karena di sini kepulauan.” paparnya.

Dirinya juga menjelaskan TNI AL bukan hanya menjaga kedaulatan laut namun juga sebagai karya bakti kepada masyarakat.

“Angkatan laut tidak hanya menjaga kedaulatan laut, tapi sesuai dengan amanah Undang-undang untuk membina wilayah maritim di masing-masing wilayahnya dalam bentuk karya bakti dan inilah karya bakti TNI AL dan ini semua tidak akan terlaksana jika tanpa bantuan yang lain.” terang Wisnu.

Terkait sampah di laut TNI -AL, akan menggadeng seluruh komponen untuk membersikan sampah yang ada di laut.

“Kami juga akan menggandeng seluruh komponen untuk membersihkan sampah, di laut, dirinya juga menyayangkan ada orang yang masih membuang sampah ke laut, begitu juga dengan pengguna laut, padahal kita harus menjaga dengan tidak membuang sampah ke laut yang akan membuat kerusakan ekosistem laut.” paparnya lagi.

Masih kolonel, Jika ada yang buang sampah ke laut bagi saya itu adalah penzholiman terhadap rumah kita sendiri.

“Saya akan kerahkan seluruh anggota saya untuk sosialisasikan betapa pentingnya ekosistem di laut, dengan turun sampai ke tingkat SD sampai SMA.” cetusnya.

Editor : YES