Indonesiaberita.com, TALAUD – Terkait rencana pembangunan jalan alternatif penghubung antara Desa Moronge Selatan Dua dan Desa Moronge Induk dengan jarak 1, 6 KM, yang dihadiri sejumlah stakeholder terkait termasuk diantaranya Kodim 1312/Talaud melalui personil Koramil 1312-02/Lirung melakukan kerja bakti perintisan.

Kegiatan ini dilaksanakan menindaklanjuti dan menjawab apa yang menjadi ekspektasi masyarakat,  yang dituangkan dan dibahas melalui rapat bersama pekan lalu di BPU Kecamatan Moronge, Kabupaten Kepulauan Talaud.

Pada Selasa (16/10/2018) mulai Pukul 08.00 Wita berlokasi di Desa Moronge Kecamatan Moronge, telah dilaksanakan kegiatan kerja bakti perintisan jalan alternatif yang dimaksud.

“Kegiatan kerja bakti ini diikuti oleh unsur Koramil melalui Babinsa Kecamatan Moronge Sertu Olden Wuana, Sertu Suyono Bee, Serda Frans Taareluan, Kades Moronge Frits Lumendek, Ketua Komite Boas Presly Bee, Operator Eksavator Frengky Beslar dan kurang lebih 10 orang warga,” urai Plh Danramil 1312-02/Lirung Serka Will Briner Bee.

Menurut Danramil 1312-02/Lirung, dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, TNI tidak hanya terpaku pada pengamanan, tetapi bagaimana membantu masyarakat, pemerintah dan daerah pada berbagai bidang, dimanapun mereka ditempatkan.

“Ada berbagai giat teritorial yang menjadi kewajiban kami, baik itu komsos, karya bhakti dan lain sebagainya. Keterlibatan TNI AD hari ini masuk dalam karya bhakti. Kemanunggalan TNI bersama rakyat menjadi salah satu bagian dari dedikasi kami,” ucap Will Briner Bee.

Ia menguraikan, bahwa sejak pekerjaan dimulai.

“Progress dan capaian pekerjaan perintisan jalan tersebut sudah mencapai target sejauh 400 meter.” urai Will Briner Bee.

Kepala Desa Moronge Frits Lumendek, memgungkapkan sejumlah masyarakat, melalui pembangunan jalan rintisan yang dibantu personil TNI, dalam hal ini Kodim 1312/Talaud akan menjawab harapan masyarakat guna memperoleh akses sarana prasarana  dalam menempuh jarak yang lumayan jauh ini sangatlah berguna bagi masyarakat dalam mempercepat jarak tempuh dari kedua desa tersebut.

“Kami sangat mengapreasiasi apa yang dilakukan bapak-bapak tentara. Lewat karya nyatanya kami dapat lebih mudah melaksanakan pekerjaan. Semoga sinergitas ini dapat terus terjalin,” ucapnya.

Diketahui sebalumnya segala pembiayaan pembangunan jalan alternatif ini bersumber dari swadaya masyarakat.

Editor : YES