Indonesiaberita.com, TERNATE – Kemenangan Abdul Gani Kasubah dan M Al Yasin Ali (AGK-YA), sebagai Gubernur dan wakil Gubernur Tahun 2019-2024, sisa menunggu hasil resmi dari KPU Maluku Utara, dan berdasarkan Fom C1 KWK yang di kantongi oleh tim menghantarkan AGK-YA Ke Pucak Gosale untuk kedua kalinya.

Ketua Tim pemenang Asrul Rasyid Ichsan saat konferensi pers Kamis,  (18/10/2018), bertempat di cafe Batik, bilangan Kalumpang, Kota Ternate,  Maluku Utara,  mengatakan kemenangan AGK-YA, pada pemilihan Gubernur Provinsi Maluku Utara, sebagaimana kita tahu proses pengutan suara ulang telah berakhir di Kabupayen Sula, Kabupaten Pulau Taliabu,  dan 6 desa Halbar maupun Halut.

“Telah kita dapatkan hasil pasangan nomor urut tiga yang memenangkan pilkada malut tahun 2019 berdasarkan Fom C 1 KWK, yang di kantongi Tim AGK-YA dengan total secara keseluruan AHM-Rivai 175.545 dan AGK-YA 176.602, dengan selisih 1.057 suara.” ungkap Asrul di temani Muhammad Sinen Ketua DPD PDI Malut.

Lanjut Asrul,  kemenangan ini adalah karena masyarakat Malut yang telah memilih AGK-YA.

“Masyarakat Malut telah menjatuhkan pilihan kepada pasangan AGK-YA untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban sambil menunggu putusan dari pleno KPU Malut yang akan kemudian di sampaikan kepada mahkama konstitusi” ujar pria berpeci merah itu.

Asrul memaparkan harapan timnya mengantarkan AGK-YA menjadi pemenang Pilkada Malut.

“Harapan yang sama kepada pendukung AGK-YA, seluruh tim, relawan, yang telah mengawal pilkada hingga dapat berjalan aman,  damai, serta menghantarkan AGK-YA sebagai pemenang Pilkada Malut.” papar Asrul yang juga Kapita Tahane.

Sementara Itu Gubernur petahana yang mendapatkan suara tertinggi Abdul Gani Kasuba, kepada awak media mengatakan Ini adalah proses masyarakat yang mempunyai hak untuk menentukan siapa yang akan terpilih, tidak pernah dalam benaknya untuk berbangga.

“Kesiapan dan mental,  saya sudah siap menerimah, seluruh hasil ketentuan dari Allah SWT berikan untuk saya melanjutkan hanya 5 tahun kedepan, dan ada tantangan yang akan kita pikul, karena itu saya berharapkan dukungan, kritik yang membangun, bukan saling menghina,  memojokkan, di antara kita semua, mari kita bangun bersama negeri ini” tutur Ustad Gani sapaan akrabnya.

Ustad Gani sangat, berterima kasih kepada rakyat Malut yang telah memilihnya, karena menurut hasil pemelihan sementara kemenangan ada di pihaknya

“Saya juga meminta maaf jika dalam proses pilkada ini ada hal hal yang menyinggung rakyat semua, saya meminta maaf,  semoga Allah SWT mengampuni apa yang kita lakukan. Dan saya juga berterimah kasih kepada semua awak media yang telah menemani dan memberikan kritik ke saya mari kita membangun Maluku Utara kedepan dengan lebih baik lagi.” imbuh Ustad Gani dengan ciri kharismatiknya.

Editor : MAS