Indonesiaberita.com, PALEMBANG – Posko Menangkan Pancasila gelar aksi unjuk rasa (unras) di Simpang 5 DPRD lalu long march di sepanjang Jalan Kapten A Rivai menuju Kantor Gubernur Sumatera Selatan.

Para peserta aksi pun meminta pihak pemerintahan Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Sumatera Selatan, untuk mengganti rugi tanah rakyat yang dijadikan infrastruktur di Jakabaring, Rabu kemarin (17/10).

Koordinator Aksi Edi Susilo dalam orasinya mengatakan, ‘’Kita tidak bisa semena – mena mengambil hak punya rakyat, dan pecat seluruh oknum yang bermain di Sumsel. Sudah saatnya Pemprov bersih di pemerintahan baru. Ganti saja oknum-oknum yang suka menyengsarakan masyarakat, salah satunya oknum yang bermain di tanah reklamasi Jakabaring ini.’’ ungkapnya

Dikatakan Edi, bagaimana mungkin Effendi dan Halawati yang punya surat atas tanahnya tidak mendapatkan ganti rugi. ‘’Tiba-tiba ada nama yang mendapatkan ganti rugi, pasti ini ada unsur permainan. Kami meminta agar kasus ini dibongkar seterang – terangnya,” jelasnyaa.

Edi menambahkan, dirinya juga meminta kepada Pemprov Sumsel agar membentuk satgas atau panitia penyelesaian konflik – konflik agraria di Sumsel sehingga kasus seperti di Jakabaring tidak terulang, dan kita siap bekerja sama kepada Pemprov,” tegas Edi yang juga Sekretaris Serikat Tani Sumsel

Penulis : JY

Editor : DR