IndoneisaBerita, TALIABU – Dipengaruhi minuman keras (Miras) jenis Cap Tikus, Oknum PNS di Kecamatan Lede, Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku utara, yang bernama Alimudin T (56) Tega setubuhi anak tiri berinisial F (14) yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Informasi yang dihimpun media ini, bahwa pada hari senin 22 Oktober, pukul 14.30 WIT, telah terjadi persetubuhan anak di bawa umur, yakni seorang Bapak terhadap anak tiri sendiri.

Berawal, Alimudin (pelaku) pulang kerumahnya setelah mengkonsumsi minuman keras jenis Sopi (Cap Tikus) diluar bersama temannya.

Kemudian kembali ke rumahnya lalu masuk ke gudang hendak memperbaiki mesin setelah beberapa saat kemudian Alimudin (pelaku) memanggil anak tirinya F (14) kedalam gudang dengan niat membantunya, namun, pelaku langsung menutup pintu dan langsung melakukan aksi bejatnya terhadap F.

“Seorang bapak itu seharusnya melindungi anaknya bukan menghancurkan masa depan anaknya sendiri, contoh yang tidak pantas, kami mengetahui setelah pelaku membongkar semuanya di depan rumah, ” kata Halim salah satu keluarga korban saat di konfirmasi via handphone, Selasa (23/10/2018).

Lanjut dia, pelaku menyetubuhi anak tirinya tersebut. Setelah selesai melakukan pelaku langsung keluar dan duduk di ruang tamu dengan sikap seakan-akan tidak terjadi apa-apa, sehingga itu, menjelang beberapa waktu kemudian, istrinya berinisial WS (40) warga Desa Langganu, datang dengan tujuan untuk menegur pelaku dalam kondisi mabuk, dan hampir setiap hari pelaku hanya mabuk-mabukan sehingga itu istrinya mengusir pelaku keluar dari rumah, sebelum keluar dari rumah.

“Pelaku dengan lantangnya berteriak tak mengapalah di usir saya dari rumah, akan tetapi saya sudah setubuhi/perkosa anakmu, setelah mendengar apa yang di ucapakan pelaku, WS langsung memberitahukan ke seluruh keluarga, dan pelaku di laporkan ke Pos Satgas 731/KBR Pos Lede, kemudian datang bersamaan anggota Pospol Lede, Bripka Aco dan Bripka Amin.” tuturnya.

Sambung keluarga korban itu, setelah itu pada pukul 16.00 WIT pelaku bersama 2 anggota Pospol Lede mengantarkan pelaku menuju ke Polsek Bobong

“Pelaku diantarkan menggunakan longboat (sejenis perahu – red) menuju ke Polsek Bibong untuk di proses sesuai dengan hukum yang berlaku,” sambungnya.

Halim membenarkan atas kejadian ini dan pelaku langsung diamankan oleh anggota polisi dan sudah diserahkan ke Polsek Taliabu Barat di Kota Bobong, dan meminta agar pelakunya diproses sesuai dengan perbuatannya. Perbuatan pelaku tidak dapat di ampuni oleh pihak keluarga.

“Saya selaku keluarga korban meminta agar pelaku diproses sesuai dengan hukum yang setimpal dengan perbuatannya,” pintanya dengan tegas.

Editor  : MAS