Menjadi Referensi Mendunia

Komisi Kejaksaan Gagal Jalankan Fungsi Pengawasan, LBH Serindo: Kejaksaan Harus Dibenahi!

Indonesiaberita.com, JAKARTA – Lembaga Bantuan Hukum Serikat Rakyat Indonesia (LBH Serindo) menilai Komisi Kejaksaan Republik Indonesia telah gagal dalam menjalankan tugasnya sebagai lembaga pengawas kinerja Kejaksaan.

Direktur Litigasi LBH Serindo, Bob Simbolon mengatakan Komisi Kejaksaan sebagai lembaga pengawasan tidak menunjukkan sikap profesionalisme dalam menjalankan tugasnya karena salah satu Komisioner Komisi Kejaksaan mengikuti seleksi Hakim Ad Hoc pada Tahun 2018.

“Salah Satu Komisioner Komisi Kejaksaan Republik Indonesia yaitu saudara Pultoni lebih memilih Hakim Ad Hoc dari pada menjalankan tugasnya sebagai lembaga pengawasan Komisi Kejaksaan,” kata Bob melalui keterangan tertulisnya diterima redaksi di Jakarta, Selasa (6/11).

Menurut dia, Komisi Kejaksaan harus segera membenahi diri dalam memberantas kasus korupsi ditubuh kejaksaan melihat dua tahun terakhir terdapat enam kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang tersangka dari unsur kejaksaan.

“Revolusi Mental di tubuh kejaksaan sudah sepatutnya menjadi tugas prioritas Komisi Kejaksaan guna mewujudkan keadilan yang mermartabat di Peradilan Indonesia,” ujar dia.

IMTSI Sidebar

Lanjutnya, terkait Kinerja Pultoni, Presiden Joko Widodo harus segera mengevaluasi dengan cara memecat secara tidak terhormat karena tidak mengakhiri keperioedannya hingga tuntas.

“Saya ragu terhadap Pultoni kenapa lebih memilih Hakim Ad Hoc daripada Komisi Kejaksaan. Apakah beliau melakukan Korupsi di Lembaga Komisi Kejaksaan? biarlah lembaga berwenang seperti KPK yang menelusuri itu,” beber Bob.

Dia juga mengingatkan agar panitia seleksi Hakim Ad Hoc untuk memilih Hakim yang berkualitas dan bertanggung jawab akan jabatan yang dijalankan sehingga sebagai hakim pada peradilan korupsi memiliki daya juang dalam memberantas korupsi.

“Kami meminta agar panitia seleksi patuh kepada Undang-Undang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi dengan memilih Hakim yang berintegritas dan bertanggung jawab,” pungkasnya.

Penulis : Fitrah

Editor : MAS

Komentar
Loading...