Oleh : Utari Pratiwi

Dalam Rangka Hari Pahlawan, ternyata orang terdekat kita yaitu sang Ayah adalah Pahlawan bagi kita dan keluarga.

Jokowi dan Ayah, sama bukan? Jokowi Ayah bagi keluarganya, seorang Bapak Bagi Rakyatnya.

Sadarkah Anda seorang Ayah/orangtua kita Bekerja Meski harus Membanting Tulangnya, Kepala di bawah Kaki di atas, terkadang tak mengenal waktu agar keluarganya bisa sejahtera dan sehat.

Begitulah kiranya Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang ia lakukan. Bekerja tak kenal waktu, dari ujung Barat Sumatera hingga ujung Timur Papua, dari ujung Eropa Hingga ujung Asia, dari ujung Amerika hingga ujung Afrika.

Sadarkah kita ia bekerja untuk rakyatnya, sama halnya seorang ayah yang bekerja apapun profesinya, sudah pasti ia ingin menafkahi anak istrinya demi memperbaiki ekonomi keluarga. Walau terkadang segala keperluan harus dengan menggali lubang.

Dengan Menggali lubang tentu ayah memiliki perhitungan yang matang, setidaknya dapat dikembalikan dengan cara menyicil. Tujuannya tak lain adalah untuk memperbaiki ekonomi keluarga dengan membuat usaha. Tentu hal itu untuk mengawalinya hrs memiliki modal dgn segala perhitungannya.

Namun hal tersebut tak terlepas dari peran seorang ibu yg sangat mengetahui seluk beluk pengeluaran dan pemasukan ekonomi keluarga. Bahkan melebihi pengetahuan ayah yang mencari nafkah diluar.

(Keluarga itu membuka usaha dimulai dari membeli peralatan terlebih dahulu meski dengan cara menyicil/mempersiapkan infrastruktur sebelum usahanya berjalan dan lepas landas). Pelan-pelan namun pasti!

Maka gak perlu khawatir dengan hutang ayah, pertama ayah ingin keluarganya sejahtera, walau harus berpahit-pahit dahulu, bukankah kita tau ada kata pepatah, “berakit-rakit dahulu bersenang-senang kemudian.”

Kedua, Ayah menginginkan ekonomi keluarga jauh lebih baik dari sekarang, “Klo bukan sekarang kapan lagi harus dimulai.”

Ketiga, Ayah tentunya sudah mengerti pemasukan (gaji) penghasilan dari ia bekerja, dan pengeluaran rutin setiap bulannya dengan komunikasi setiap hari kepada sang ibu. Sehingga ia mengetahui pengeluaran rutin dari ibu.

Kita sebagai anak atau rakyat sewajibnya kita jaga usaha ayah dan ibu, bahkan wajib kita turut membantu dengan cara bergotong royong bersama anggota keluarga lainnya, agar meringankan beban yang dipikul ayah dan ibu.

Jadi, Semua itu dilakukan Ayah untuk kita hidup layak, agar dapat meningkatkan ekonomi keluarga, sama halnya yang dilakukan oleh pak Jokowi Presiden kita, tidak lebih dari itu kok!

Hargailah Ayahmu yang bekerja siang dan malam, bercucuran air keringat membasahi tubuhnya setiap hari, itu semua dilakukan demi keluarga agar jauh dari kemiskinan. Percayalah sang Ayah ingin keluarganya bahagia!

Terima kasih Ayah, Engkau Pahlawan bagi kami anak-anakmu.

Terima kasih Pak Jokowi yang berjuang siang dan malam untuk kami rakyatmu, agar kami kelak dpt merasakan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Penulis masih berstatus Pelajar (siswi kelas 12) disalah satu Sekolah Menengah Umum (SMU) Negeri Jakarta.

Dalam rangka menyambut dan memperingati hari pahlawan, Indonesia Berita Menyelenggarakan Lomba Menulis tingkat pelajar se-Jabodetabek, tulisan tersebut menjadi pilihan redaksi.

Tulisan diatas juga tanpa diedit pihak redaksi, sehingga terjaga orsinilitas dan subtansinya.