Indonesiaberita.com, KENDARI – Polda Sultra berhasil mengungkap kasus peredaran narkoba yang mulai marak terjadi di wilayah bumi Anoa selama sebulan di akhir tahun 2018.

Tercatat sejak bulan Oktober hingga November Ditres Narkoba Polda Sultra telah menangkap sembilan orang kurir.

Keterangan tersebut oleh Kasubdit II Ditres Narkoba Polda Sultra, AKBP Abdul Kadir, saat memberikan keterangan persnya di ruang Aula Ditres narkoba Polda Sultra, Rabu (15/11/2018).

“Tercatat sejak bulan Oktober hingga November, pihaknya telah berhasil menangkap sembilan orang kurir dengan sejumlah barang bukti narkoba jenis shabu sebanyak 135,2 gram, serta satu linting ganja dan dua linting tembaku gorila yang rata-rata berasal dari pengedar, ungkapnya.

Ia menambahkan, para tersangka memperoleh barang haram tersebut dari kota Makassar Sulawesi Selatan, yang sumbernya diketahui dari jaringan lapas

Untuk identitas kesembilan tersangka, lima diantaranya warga kota Kendari, tiga orang lainnya warga Kolaka dan satu orang lagi berasal dari Konawe Utara.

Dari kejahatan para tersangka, semuanya dijerat undang-undang nomor 35 tahun 2009 pasal 114 ayat 1 dan 2 tentang narkotika, dengan ancaman kuruman penjara selama 5 hingga 20 tahun lamanya, pungkasnya.

Penulis : Burhanuddin
Editor : MAS