Indonesiaberita.com, TERNATE – Puluhan anggota Kopri Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (Kopri PC PMII) Kota Ternate, lakukan aksi solidaritas dengan membentangkan kain putih sepanjang 5 meter untuk ditanda tangani masyarakat Kota Ternate

Aksi tanda tangan ini akan dijadikan sebagai petisi oleh Kopri Pc PMII Kota Ternate.

Nabila Qibtia Adam, Ketua Kopri PC PMII kepada Indonesia Berita mengatakan bahwa aksi yang dilakukan dalam rangka mengalang dukungan masyarakat untuk menaikan harga kopra.

“Aksi turun ke masyarakat ini dalam rangka meminta dukungan dari masyarakat untuk menaikkan harga kopra dalam bentuk tanda tangan petisi di atas kain putih sepanjang 5 meter.” papar Nabila, Selasa ( 20/11/18).

Lanjut Nabila, aksi tanda tangan petisi difokuskan pada beberapa titik kumpul masyarakat ketika melakukan aktivitas kesehariannya.

“Kami temui masyarakat untuk dimintai tanda tangan petisi ini diseputaran pasar pasar higinies dan gamalama, kemudian di taman nukila, dan landmark.” ungkap Mahasiswa Unkhair itu.

Kopri PC PMII saat lakukan Aksi galang petisi

Masih kata Nabila, anggota kopri yang diturunkan adalah Kopri Pc PMII Kota Ternate, Pengurus Kopri Komisariat dibeberapa kampus antaranya IAIN Ternate, Unkhair, Ummu, dan STKIP.

“Masyarakat yang kami mintai untuk tanda tangani adalah Ibu-ibu di pasar, penjual, pembeli, para tukang ojek dipangkalan serta masyarakat yang ada disekitar taman nukila dan Landmark” cetus Ketua Kopri Itu.

Dirinya berharap aksi yang dilaksanakan dapat memberikan efek kepada para pengambil kebijakan agar harga Kopra dapat segera dinaikan demi petani kopra yang ada di Maluku Utara.

“Harapan kami sama dengan kawan – kawan yang lain, yaitu harga kopra segera dinaikkan supaya petani tidak menderita dan anak-anaknya bisa bersekolah lagi, karna penurunan hrga kopra berakibat juga di bidang pe didikan dan petisi ini juga akan kami bawa saat aksi lanjutan kedepan bahwa masyarakat khususnya Kota Ternate setujuh agar harga Kopra di Malut segera dinaikan.” imbuhnya.

Editor : YES