Indonesiaberita.com, JAKARTA – Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan RI Marsdya TNI Hadiyan Sumintaatmadja membuka kegiatan Joint Defence Cooperation Committee (JDCC) Indonesia-Italia kedua tahun 2018, di Board Room Hotel Borobudur Jakarta, Selasa (27/11/2018) kemarin.

Sekjen Kemhan RI mengatakan, JDCC adalah komite pertahanan bersama dengan pertemuan rutin setiap dua tahun, berdasarkan pengaturan teknis antara Kementerian Pertahanan RI dengan Kementerian Pertahanan Republik Italia.

“Mengenai kerangka acuan kerja sama pertahanan bersama yang ditandatangani pada 13 Oktober 2016 dan mulai pada 2016, sekarang menjadi JDCC kedua,” ujar Sekjen Kemhan RI.

Lanjut Hadiyan menjelaskan, Forum tersebut sangat penting dan memberikan banyak keuntungan untuk meningkatkan kerja sama pertahanan. Kunjungan delegasi Italia dipimpin oleh Letnan Jenderal Nicolo Falsaperna selaku Sekretaris Jenderal Pertahanan Republik Italia ke PT. Pindad dan PT. Len di Bandung dan memperoleh pandangan yang jelas tentang bagian dari industri pertahanan.

“Sebagai negara utama di Eropa dan NATO, Italia memiliki peluang besar untuk menjadi mitra tradisional Indonesia yang baik dalam kerja sama pertahanan, pendidikan, dan pelatihan pertahanan. Total sudah 57 personel militer Indonesia telah menyelesaikan pendidikan dan pelatihan di Italia hingga 2018,” tegas Sekjen Kemhan RI.

Atas nama Kementerian Pertahanan RI, Sekjen Kemhan RI menyampaikan terimakasih dan penghargaan yang tinggi kepada delegasi Italia atas kontribusinya dalam pertemuan kali ini, berbagi, berdiskusi, dan mencapai banyak gagasan untuk meningkatkan hubungan pertahanan. Dengan harapan dua tahun lagi bisa bertemu di negara tercinta Italia.

Editor : YES