Indonesiaberita.com, TERNATE – Dugaan pengeroyokan oknum polisi, terhadap Aktivis PMII, membuat ketua Cabang PMII menempuh jalur Hukum dan laporkan ke pengurus besar PB-PMII.

Peristiwa ini menimpa salah satu mahasiswa IAIN Ternate, RH alias Riskiyawan Hasan yang dilarikan ke Rumah Sakit Ternate (RST), kemudian dirujuk ke RSUD Chasan Boesoerie Ternate dengan kondisi kritis.

RH diduga menjadi korban pemukulan oleh oknum aparat kepolisian saat terjadi ricuh didepan kediaman gubernur sore tadi.

Ketua Cabang PMII Kota Ternate, Bahrun Mustafa kepada media ini mengatakan aksi pemukulan yang diduga dilakukan oknum kepolisian terhadap salah satu massa aksi yakni aktivis PMII.

“Atas nama institusi PMII kami meminta kepada Kapolres Kota Ternate agar segera mengusut oknum yang sengaja melakukan tindakan pemukulan karena tidak sesuai undang-undang kepolisian.” ujarnya. Kamis (29/11/2018).

Lanjut Bahrun dirinya mengatakan korban mengenal siapa yang memukul anggotanya itu.

“Korban mengenal siapa yang melakukan tindakan kekerasan terhadap dirinya, dengan begitu kami meminta agar oknum tersebut segera dicari dan hukum sesuai ketentuan berlaku,” papar Ketua Cabang PMII Kota Ternate itu.

Bahrun Mustafa menegaskan, secara institusi PMII akan melaporkan dengan lembaga bantuan hukum baik dalam internal PMII maupun diluar PMII.

“Kami juga akan menyampaikan ini kepada Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) di Jakarta agar dibijaki secara nasional terkait dengan aksi kekerasan yang diduga dilakukan oleh oknum kepolisian,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Kota Ternate, AKBP Azhari Juanda menuturkan untuk pelaku sendiri belum bisa dipastikan apakah anggota Polres atau orang lain, masih kami dalami terkait dengan informasi tersebut.

“Korban dari penertiban aksi sore tadi, langsung di bawa ke RSUD untuk segera mendapatkan perawatan, semua biaya saya tanggung walaupun belum memastikan apakah pelakunya anggota atau masyarakat.” ujarnya.

Terakhir Azhar menuturkan sebagai bentuk pertanggungjawaban saya atas penertiban tadi maka saya langsung jenguk korban.

“Sebagai bentuk pertanggungjawaban saya atas penertiban tadi, maka saya langsung menjenguk korban dan  membawa ke RSUD untuk segera dirawat secara intensif,” tutup Kapolres.

Editor : YES