Indonesiaberita.com, PRINGSEWU –Kabupaten Pringsewu menyelenggarakan “Sosialisasi, Preparasi Direktori dan Orientasi P2KTD Kabupaten Pringsewu tahun 2018″ di GSG STKIP Muhammadiyah Pringsewu, Lampung, Rabu (28/11/2018).

Acara ini dibuka Ketua Kelompok Kerja (POKJA) Penyedia Peningkatan Kapsitas Teknis Desa (P2KTD) Tim inovasi Kabupaten Pringsewu, Kasmini yang diwakili Sekretaris Dinas PMD Kabupaten Pringsewu, Ivan yang menyampaikan bahwa P2KTD dalam program inovasi desa adalah lembaga profesional yang menyediakan jasa keahlian teknis tertentu di bidang pengembangan ekonomi lokal dan kewirausahaan, pengembangan SDM dan infrastruktur desa.

“Yang terdaftar dalam direktori P2KTD Kabupaten/Kota. Yang sebelumnya telah mendaftar sesuai iklan media, di verifikasi dan lolos penilaian oleh Dinas PMD.” papar Ivan.

Hal senada disampaikan Madya Manajemen Information system KPW II Lampung, Ibnu Walid TA menyatakan bahwa P2KTD salah satu penyokong pelaksanaan UU No.6/2014 tentang desa.

“Dalam melengkapi kebutuhan pendampingan sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan desa, membantu desa mewujudkan komitmen replikasi inovasi desa dan memperkuat kapasitas teknis pemerintahan desa dan mempersiapkan kader desa dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa. Dengan prinsip-prinsip; Profesional, Tanggung jawab sosial, Inklusi sosial, ramah lingkungan dan tata kelola.” kata Ibnu.

Adapun jenis layanannya, sbb; jasa konsultasi, bimbingan teknis, mentoring dan kegiatan studi.

Sedangkan bentuk layanan teknis, berupa; analisa dan indentifikasi sumber daya lokal, analisis keberlanjutan usaha, pengembangan SDM dan kelembagaan, pengembangan produksi, pengembangan mata rantai usaha (Market chain) yang dikelola secara mandiri dan pengelolaan keuangan mikro.

Jenis layanan P2KTD bidang infrastruktur desa, sebagai berikut: ~Pengembangan dan pemeliharaan sarana prasarana.
~Embung desa untuk kebutuhan air rumah tangga, irigasi, dan kebutuhan air lainnya yang mendukung ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi.
~Sarana Olahraga di desa yang mendukung peningkatan ekonomi dan ikatan sosial.
~Sarana prasarana lainnya yang memiliki dampak ekonomi besar, seperti; Jalan, jembatan, pasar desa, pengelolaan air bersih dll.

Ahmad Muslimin dan Dedi Rokhman selaku Sekretaris umum dan Wakil Ketua Umum Yayasan Desapolitan Indonesia (DESINDO) yang hadir sebagai salah satu POKJA P2KTD dari 8 POKJA P2KTD yang hadir menyatakan bahwa latar belakang hadirnya P2KTD karena adanya UU Desa yang telah mengelontorkan Dana Desa (DD) yang telah menumbuhkan kebutuhan jasa layanan peningkatan kapasitas teknis di desa untuk mewujudkan pembangunan inovatif,  pengelolaan DD menuju kemandirian desa sehingga menyerap angkatan tenaga kerja sampai dengan menjawab aneka problematika yang terjadi di desa.

“Dana desa yang di alokasi sebagai penyertaan Modal BUMDes dan BUMDes Bersama/BUMADes meciptakan industrilisasi desa s/d menghasilkan Pendapatan Asli Desa (PAD), serta penggunaan Dana Desa dapat mewujudkan kesejahteraan sosial untuk kemajuan nusabangsa indonesia, dan Dana Desa TA 2019 di prioritaskan untuk pemberdayaan aparatur pemerintahan desa dan masyarakat menuju desa kreatif dan inovatif sehingga mampu mengjadapi tantangan di era digital yang di barengi adanya revolusi industri 4.0 serta dunia telah memasuki massa kepunahan ke 6.
P2KTD sebelumnya bernama PJLT(Penyedia Jasa Layanan Teknis), namun berubah nama tidak ada perubahan design dalam perubahan nomenclatur.” ungkap Ahmad.

Editor : YES