Indonesiaberita.com, TALAUD – Babinsa Serda Andris Porobaten sepertinya tak mengenal lelah untuk membantu masyarakat dari berbagai kesulitan yang dihadapi.

Kali ini Babinsa Koramil 1312-05/Essang Kodim 1312/Talaud ini bekerjasama dengan Kepala Pos Kepolisian (Kapos Pol) Desa Apan Bripka Reky Ruung dibantu masyarakat dan Pemerintah Desa Apan Kecamatan Gemeh, Kabupaten Kepulauan Talaud secara bergotong royong membuat jembatan darurat di Desa Apan, Kamis (29/11/2018) pagi.

Jembatan ini dibangun karena sangat penting bagi masyarakat di Desa tersebut, sebab berada di jalan poros yang menghubungkan antara tiga desa di Kecamatan Gemeh, yakni Desa Banada, Desa Apan, dan Desa Lahu.

Dengan dibangunnya jembatan darurat tersebut, masyarakat yang ada ditiga desa ini merasa sangat terbantu dalam melakukan aktifitas setiap harinya.

Welkom Menggasa, salah seorang tokoh masyarakat yang turut serta dalam kegiatan pembangunan jembatan ini, mengakui bahwa dirinya dan warga desa setempat merasa sangat senang dan bersyukur dengan peran serta Babinsa dan Kapos Pol yang dengan sukarela membantu kesulitan warga.

“Kami sangat berterimakasih, dengan adanya jembatan ini, aktifitas kami tidak akan terganggu lagi. Ini juga dapat membantu perputaran roda ekononi di desa kami,” tuturnya.

Kepala Desa Malat Jemli Pandengkalu yang juga hadir pada saat itu, berkata, bahwa peran serta Babinsa Koramil 1312-05/Essang sangat aktif dan tanggap atas keluhan-keluhan warga. Selain itu, sinergitas Babinsa, Pospol dan Pemdes setempat dinilai sangat baik.

“Pekerjaan seperti ini bukan kali pertama dilakukan di Desa kami. Ada banyak kegiatan yang sudah dilakukan dan kedepan sinergitas ini akan kami tingkatkan,” ujar Pandengkalu.

Harapannya kedepan, tidak hanya dibangun jembatan darurat. Tetapi dapat dibangun jembatan yang lebih bagus dan lebih baik dari itu. Sehingga perhatian Pemerintah pun sangat diharapkan.

“Kiranya ini mendapat perhatian dari Pemerintah, maupun instansi-instansi terkait. Agar masyarakat bisa menikmati sarana prasana yang lebih baik lagi,” harap Pandengkalu.

Editor : YES