Menjadi Referensi Mendunia

Rakor PKH Tingkat Kabupaten Tolitoli untuk Penanganan Permasalahan di Lapangan

Indonesiaberita.com, TOLITOLI – Sebanyak 100 orang peserta mengikuti rapat koordinasi Program Keluarga Harapan  (PKH) tingkat Kabupaten Tolitoli Provinsi Sulawesi Tengah yang dilaksanakan oleh Dinas Sosial Kabupaten Tolitoli bertempat di Hotel Mitra Tolitoli, Selasa (4/12/2018).

Peserta yang hadir dalam Rakor PKH tersebut terdiri dari 13 orang tim Koordinasi PKH Kabupaten, 34 orang tim koordinasi teknis PKH Kecamatan, dan 53 orang sumber daya manusia (SDM) seperti supervisor, pendamping, serta operator PKH, yang dibuka langsung oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Hi. Najaruddin Lanta, mewakili Bupati Tolitoli, H.Moh Saleh Bantilan.

Dalam laporannya Ketua Pelaksana   Suryaningsih mengatakan bahwa maksud dan tujuan diadakannya rakor program keluarga harapan adalah untuk mendapatkan kesepakatan yang akan dijadikan sebagai acuan dalam rangka penanganan permasalahan yang ditemukan di lapangan, baik yang bersifat teknis maupun administrasi serta untuk mendapatkan masukan yang akan dijadikan dasar penyusunan program di tahun yang akan datang.

PKH adalah program pemberian bantuan sosial bersyarat kepada keluarga atau seseorang dengan kategori miskin dan rentan yang terdaftar dalam data terpadu program penanganan fakir miskin, diolah oleh Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial dan ditetapkan sebagai keluarga penerima manfaat PKH.” jelas Suryaningsih.

Sementara itu Staf Ahli Hi. Najaruddin Lanta, saat membacakan Sambutan Bupati Tolitoli, H.Moh Saleh Bantilan, mengatakan bahwa, program keluarga harapan adalah merupakan upaya pemerintah dalam memberikan perlindungan sosial bagi masyarakat miskin, melalui pemberian bantuan dana tunai bersyarat. dengan harapan program ini dalam jangka pendek mampu membantu keluarga miskin mengurangi beban pengeluaran, jangka menengah diharapkan mampu menciptakan perubahan perilaku dalam mengakses layanan fasilitas kesehatan, pendidikan serta kesejahteraan sosial.

“Sedangkan dalam jangka panjang PKH diharapkan dapat memutus mata rantai kemiskinan.semua pemangku kepentingan dalam penanganan penanggulangan kemiskinan, membangun kesamaan persepsi agar penanggulangan kemiskinan diintegrasikan secara terencana, terarah, sistematis, terukur dan berkelanjutan.” kata Najarudidin.

Selain itu, Najarudidin menambahkan hal terpenting dalam mendukung suksesnya PKH adalah adanya pendamping.

“Jadi, ditegaskan kepada seluruh pendamping, kiranya terus memberikan pengaruh positif dalam hal menanggulangi kemiskinan.” tambahnya.

Dalam Rakor Program keluarga harapan tersebut  di hadiri oleh Perwakilan dari Kementrian Sosial RI, Asisten Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Kesra, Anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Para Kepala Perangkat Daerah, dan Camat se-Kabupaten Tolitoli.

Penulis : Asyram

Editot : YES

Komentar
Loading...