Indonesiaberita.com, JAKARTA – Prabowo Subianto tiba-tiba mengeluarkan pernyataan yang sangat kontradiktif dengan propaganda politik yang dipakai saat menggulingkan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pada Pilgub DKI lalu.

Menurutnya, Ahok jatuh bukan karena latar belakannya adalah keturunan Tionghoa. Melainkan murni karena kesalahannya.

Hal itu disampaikan Prabowo saat bertemu para pengusaha Tionghoa dalam acara Gala Dinner bertajuk ‘Tionghoa dan Bisnis di mata Prabowo Subianto’ di Sun City Ballroom, Jakarta pada Jumat malam (7/12).

“Kalau dia (Ahok, Red) jatuh mohon jangan di jatuhkan karena dia orang Tionghoa atau dia orang Kristen. Kalau dia jatuh karena dia salah, ya itu tanggung jawab dia sebagai pemimpin dan sebagai pribadi,” katanya dihadapan ratusan pengusaha Tionghoa yang menyatakan dukungan politik terhadap calon presiden nomor urut 02 ini.

Prabowo menegaskan, dalam pandangannya etnis Tionghoa sama dengan suku dan etnis lain yang ada di masyarakat Indonesia.

Ia juga menilai, setiap manusia itu sama. Memiliki keinginan, kekhawatiran, serta cita-cita yang sama. Apalagi jika sama-sama warga negara Indonesia. Sikap saling menghargai dan menghormati harus dipegang teguh.

“Kita bisa berkumpul, kita bisa makan bersama, terbuka satu sama lain. Ini adalah bukti bahwa kita punya masa depan yang baik. Kita punya kesempatan untuk menempuh dan membangun kehidupan yang lebih baik lagi,”  ujar Prabowo.

Turut mendampingi Prabowo, Titiek Soeharto, Hasim Djojohadikusumo, Maher Algadri, Fuad Bawazier, Sugiono dan beberapa orang lainnya dari Tim Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi.

Pada kesempatan tersebut, Prabowo dihadiahi patung naga dan lukisan wajah dirinya bersama Sandiaga Uno. Selain itu, ia juga memperoleh donasi Rp460 juta dari 16 pengusaha Tionghoa yang hadir.

 

Penulis: Fitrah
Editor: MAS