Indonesiaberita.com JAKARTA – Perbaikan jalan di Pesona Kalisari, Kelurahan Kalisari, Kecamatan Pasar Rebo Akibat Longsor Senin (26/11) minggu lalu, dinilai lamban oleh warga.

Pantauan Indonesia Berita, Minggu (9/12) pukul 07.00 WIB. Sejumlah kendaraan roda empat milik warga kesulitan untuk melintas. Puluhan warga terpaksa harus bergotong-royong untuk memperbaiki tembok setinggi enam meter yang masih rusak parah.

Baca juga : Presiden Pastikan Maret 2019 MRT Jakarta Beroperasi

Anggi, Warga Kalisari saat ditemui wartawan di sekitar jalan yang terkena longsor, mengatakan bahwa jalan damai ujung di perumahan pesona kalisari tertutup akibat tembok yang longsor sehingga kondisinya memakan bahu jalan yang sulit untuk dilalui.

“Kalau bisa dikebut pengerjaannya jangan lamban, sekarang ini sudah memasuki musim penghujan kondisi jalan pun akan licin. Selain itu tumpukan tanah yang berserakan di jalan juga menghambat akses menuju rumah warga,” kata Anggi pada saat ronda tadi malam.

Anggi berharap, pemerintah segera memperbaiki jalan sebelum menimbulkan korban jiwa,

Hal yang sama diungkapkan, Ketua Rt 04 Rw 09 Kalisari, Surahman mengaku bahwa pekerjaan perbaikan tembok yang longsor akibat curah hujan sangat tinggi ini harus segera diselesaikan karena sangat mengganggu warga yang akan beraktifitas, menurutnya ada sekitar 10 rumah warga yang akan melintasi jalan tersebut terhambat karena kondisi jalan yang sulit untuk dilalui.

Dikatakan Surahman padahal kemarin Yoyo petugas dari Sudin Bina Marga dan SDA dibeberapa media mengatakan bahwa pengerjaan perbaikan jalan dan tembok yang rusak akibat longsor akan dilakukan nonstop selama 24 jam, dari pagi sampai sore. Rabu (5/12).

“Saya melihat perbaikan itu gak dilakukan 24 jam, apa yang dibilang petugas Sudin di media beberapa hari lau gak sesuai sama yang terjadi di lapangan, jangan dibiasakan bohong kalau gak dikerjakan cepat itu bisa menimbulkan longsor susulan di lokasi itu,” ujar Surahman saat dihubungi lewat telepon selulernya, Minggu (9/12) sekira pukul 09.30 WIB.

Surahman yang merupakan pensiunan TNI itu mengaku sangat berterimakasih kepada semua pihak baik itu pemerintah DKI maupun warga Kalisari yang terlibat membantu dalam upaya perbaikan jalan akibat longsor.

“Saya mewakili warga Kalisari mengucapkan terimakasih untuk semua pihak yang telah membantu perbaikan jalan, harapan saya agar proses perbaikan ini juga segera cepat selesai sesuai apa yang disampaikan Pak Gubernur,” terang Surahman.

Sebelumnya Gubernur DKI Anis Baswedan pada saat meninjau lokasi di Kalisari, Selasa (27/11) mengatakan bahwa seharusnya tanah yang ditembok itu menjadi lahan hijau dan tidak seharusnya lahan hijau dibangun bangunan, bahkan Mantan Menteri Pendidikan itu juga berencana akan melakukan mengecekan status lahan tanahnya yang dipergunakan oleh warga karena menurutnya sangat membahayakan warga lain yang tinggalnya tidak jauh dari tempat itu.

“Kita bisa melihat kondisi sekarang ini, lahan yang seharusnya hijau tidak boleh dibangun malah dibangun rumah tanpa izin dan tidak dianalisa kekuatan pondasinya, mereka sekarang punya pilihan tetap disini atau direlokasi’’ tutup Anis.

Penulis : Novan

Editor : Jum