Indonesiaberita.com, TALAUD – Berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) No. 6 Tahun 2017 tentang Penetapan Pulau-Pulau Kecil Terluar, yang mana Keppres ini mengatur mengenai penetapan 111 pulau-pulau kecil terluar di Indonesia.

Penetapan ini berdasarkan pertimbangan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 38 Tahun 2002 tentang Daftar Koordinat Geografis Titik-Titik Garis Pangkal Kepulauan Indonesia sebagaimana telah diubah dengan PP Nomor 37 Tahun 2008 yang intinya terdapat perubahan jumlah pulau-pulau kecil terluar menjadi 111 pulau.

Pulau Kabaruan, termasuk salah satu Pulau kecil terluar yang ada di Indonesia, yakni satu dari 12 Pulau kecil terluar yang ada di Propinsi Sulawesi Utara, seperti Pulau Bongkil (Pulau Bangkit), Pulau Mantehage (Pulau Manterawu), Pulau Makalehi; Pulau Kawaluso, Pulau Kawio, Pulau Marore, Pulau Batuwaikang, Pulau Miangas, Pulau Marampit, Pulau Intata, dan Pulau Kakorotan.

Mengacu pada Keppres tersebut, Dandim 1312/Talaud Letkol Arm Gregorius Eka Setiawan, melaksanakan kunjungan kerja sekaligus melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan Pos Pengamanan (PAM) Pulau Terluar yang rencananya akan dibangun di atas lahan seluas 2.370 meter persegi, milik salah seorang warga di Pulau Kabaruan tepatnya di Kecamatan Damau.

Dengan menggunakan Searider Bekangdam XIII/Merdeka, selanjutnya rombongan yang terdiri dari Dandim 1312/Talaud Letkol Arm Gregorius Eka Setiawan, Kapolres Kepulauan Talaud AKBP Prasetya Sejati, Ketua Persit KCK Cabang LXVIII Dim 1312/Talaud Ny. Delvina Lopez Setiawan, Ketua Bhayangkari Polres Talaud, Kasdim 1312/Talaud Mayor Inf Sigfried W. Panaha, Pasiter Kodim 1312/Talaud Kapten Arm Kennedy Ende Putra, serta beberapa Perwira Staf dan Anggota Kodim 1312/Talaud bertolak dari Pelabuhan/ Penyeberangan Melonguane menuju ke Kecamatan Damau.

Saat tiba di Pelabuhan penyeberangan Damau, Dandim bersama rombongan disambut secara resmi oleh Pemerintah desa setempat.

Tak berlama-lama, selanjutnya, seluruh rombongan langsung menuju ke lokasi Pembangunan Pos Pengamanan Pulau terluar yang berlokasi atau berdekatan langsung dengan SMK Negeri 6 Talaud di Damau.

Dandim 1312/Talaud didampingi Ratun tampa (Pentua Adat – red) Kecamatan Damau Maxtone Bawangun, Plh Danramil 1312-01/Kabaruan Serka Melki Tatundu, Kapolsek Kabaruan IPDA Lucky Mangundap, Camat Kecamatan Damau Ratna D. Gagola, Kades Damau Pemberian Manaru, dan Kades Damau Bowone Yohanis Tindige, langsung berbincang-bincang di lokasi pembangunan untuk membahas rencana pembangunan pos tersebut.

“Pos pengamanan ini sangat penting untuk dibangun. Mengingat wilayah ini cukup strategis, berada di perbatasan dan hal ini kami lakukan karena sudah diatur dalam Keppres No. 6 Tahun 2017 yang mengatur mengenai penetapan 111 Pulau-pulau terkecil di Indonesia,” tutur Eka Setiawan, Jumay (7/12/2018) kemarin.

Ia berharap, ketika Pos ini sudah dibangun kedepannya masyarakat yang ada di wilayah-wilayah tidak perlu kuatir dengan ancaman dari luar.

“Intinya masyarakat disini sangat antusias, Pos PAM ini tentu saja akan membuat masyarakat merasa lebih aman, dan tentu saja untuk menjawab apa yang sudah diatur oleh Pemerintah Pusat,” kata Eka Setiawan.

Tanah milik warga yang akan di bangun Pos Pengamanan Pulau Terluar di Kecamatan Damau. Photo : MT/Indonesia Berita

Selanjutnya Eka mengucapkan terima kasih pemerintah desa dan warga yang memberikan tanahnya untuk dibangun pos.

“Saya juga mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah desa setempat, dan juga kepada warga yang sudah mau memberikan tanahnya kepada kami untuk membangun pos ini,” ucapnya.

Ditempat yang sama, Camat Kecamatan Damau Ratna D. Gagola, mengucapkan terimakasih kepada Dandim karena sudah meluangkan waktu untuk berkunjung ke Kecamatan Damau.

“Kiranya ini bisa menjawab apa yang menjadi harapan masyarakat kedepan,” ujar Gagola.

Usai melakukan peninjauan, Dandim beserta rombongan menyempatkan waktu untuk berkunjung ke Makam Portugis tepatnya di Goa Arandangan Kecamatan Damau, lalu mampir ke Polsek Kabaruan, Koramil 1312-01/Kabaruan, Koramil 1312-02/Lirung dan Polsek Lirung di Pulau Salibabu.

Editor : YES