Indonesiaberita.com, TALIABU – Penjabat (Pj) Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pulau Taliabu (Pultab) Dr. Salim Ganiru telah menyelesaikan proyek perubahan Diklat Pim tingkat II angkatan KVI 2018 berhasil menorehkan dengan predikat yang sangat memuaskan.

“Torehan keberhasilan ini tentunya berkat pencapaian dalam melaksanakan proyek perubahan dengan program “Leha Dodoto” pegawai Taliabu dimana dipilih sebagai sebuah tren dalam menyikapi kapasitas kepagawaian dalam suatu kelembagaan.” ungkap Pj Sekda Dr. Salim Ganiru yang juga sebagai kepala BKPSDMA Pultab kepada Indonesia Berita saat di wawancarai melalui via seluler. Senin (10/12/2018).

Salim mengatakan dirinya telah menyelesaikan program Diklat Pim II dan berhasil masuk dalam deretan enam terbaik dengan predikat sangat memuaskan dari 54 peserta yang mengikuti

“Berlangsung di BPSDMA Provinsi Maluku dari 54 Peserta yang diwisudakan, saya berhasil masuk dalam deretan enam terbaik,” katanya.

Ditambahkannya, kedepan dengan program “Leha Dodoto” di tahun 2019 bakal di terapkan di Pemerintah Pultab dengan aplikasi sasaran kinerja pegawai atau dalam sebutannya SKP Plus

“SKP Plus ini akan dijadikan sebagai bahan pertimbangan oleh pimpinan (Bupati – red) dalam promosi jabatan,” tambah Salim.

Dirinya menjelaskan, keterlibatan pihak eksternal seperti tokoh masyarakat, adat, agama, dan akademisi serta Pers tentunya dengan kompetensi yang dimiliki dapat mempengaruhi khususnya pada bidang administrasi kepegawaian

“Walau keterlibatan pihak eksternal disini tidak memberikan dampak secara langsung namun tetap dapat memberikan pengaruh dalam kinerja pegawai,” jelas Salim.

Bahkan, sambung Kepala BKPSDMA Itu ” Leha Dodoto” juga bakal di adopsi
pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Pultab dengan tampilan “Leha Dodoto” masyarakat bertujuan sebagai wadah peningkatan kapasitas penyelengara Pemerintah Desa serta anggota Badan Pengawasan Desa (BPD)

“Dengan “Leha Dodoto” Masyarakat, diharapkan dapat meningkatkan kapasitas penyelengara pemerintah desa dalam pengelolaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD), dan juga semoga proyek perubahan ini bisa bermanfaat untuk kemajuan Negeri Hemungsia Sia Dufu,” harap Dr Salim.

Editor : YES