IBC, YOGYAKARTA –Perserikatan Bangsa Bangsa tetapkan 5 Desember 1985 Hari Kerelawanan International.

Menurut Ketua Panitia Kemah Bakti Relawan, Apriyanto sejatinya Hari Kerelawanan Internasional adalah bentuk apresiasi negara-negara anggota PBB kepada para relawan yang telah berkontribusi mengupayakan dunia yang lebih baik.

“Di tengah upaya menjaga keberlanjutan kehidupan di muka bumi dengan tetap menjaga prinsip keadilan dan kemanusiaan, peran relawan selalu relevan.” ungkap Apriyanto, di Yogyakarta, Sabtu (22/12/2018).

Apriyanto mengatakan itu karena tidak mungkin tugas seberat ini hanya dilakukan pemerintah sendirian, perlu dukungan masyarakat, terutama relawan.

“Untuk itu badan dunia memberi mandat pada pemerintahan seluruh dunia agar melibatkan relawan dalam peran-peran strategis pengambilan kebijakan dalam mewujudkan Sustainable Development Goal.” katanya.

Pada peringatan Hari Kerelawanan Nasional tahun ini, Aliansi Jogja Sehati bernisiatif menggelar acara kemah bakti relawan.

Aliansi ini terdiri dari berbagai organisasi maupun perseorangan yang memiliki kesamaan visi dan tekad untuk menjadikan Provinsi DIY sebagai daerah yang aman, toleran dan menjunjung tinggi kelesatrian alam dan budaya, tandasnya.

Kemah bakti yang dilaksanakan dari tanggal 22 Desember hingga 23 Desember berlokasi di Taman Edukasi Watu Lumbung, Bantul,dii atas perbukitan hijau di pinggiran pantai Parangtritis itu, ratusan relawan dari berbagai organisasi relawan dan organisasi masyarakat se-DIY dari berbagai unsur organisasii masyarakat berbasis keagamaan, profesi dan lain-lain.

Relawan yang datang juga dari beragam, mulai dari relawan kebencanaan, keamanan, perlindungan perempuan dan anak, hingga relawan lingkungan dan pecinta binatang sebagai peserta.

Dengan tema “Srawung Solidaritas Relawan” diwarnai juga dengan beragam kegiatan sosial kemanusiaan seperti pengobatan gratis bagi masyarakat sekitar lokasi acara serta kegiatan bersih lingkungan dan pelepasan ratusan burung ke alam liar.

Selain bakti sosial, dirinya mengucapkan digelar juga acara hiburan, mulai dari api unggun hingga pentas seni.

“Dengan adanya acara ini diharapkankan lebih menumbuhkan semangat kerelawanan di masyarakat sekaligus bisa memperkuat solidaritas dan kerjasama diantara para relawan di untuk bekerjasama dalam menciptakan DIY yang aman, nyaman dan lestari.” ucap Apriyanto.

Penulis : DY|Editor : YES