Indonesiaberita.com, TERNATE – Gempa tektonik mengguncang wilayah laut di sebelah barat laut Kota Ternate, Selasa, 25/12/18, pukul 16.18.24 WIT, berkekuatan M=5,4 dan tidak berpotensi Tsunami.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono mengungkapkan hasil analisis BMKG menunjukkan informasi awal gempa bumi ini berkekuatan M=5,4 yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi M=5,3.

Episenter gempabumi terletak pada koordinat 1,25 LU dan 126,46 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 114 km arah barat laut Kota Ternate, Propinsi Maluku Utara pada kedalaman 49 km.

“BMKG Memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat deformasi batuan pada Lempeng Laut Maluku.” ungkapnya.

Lanjut Rahmat, hasil analisis mekanisme sumber menunjukan bahwa gempa bumi diwilayah laut di sebelah barat laut Kota Ternate ini, dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan dari struktur sesar naik (thrust fault).

“Guncangan gempa bumi ini dilaporkan dirasakan di daerah Ternate, Tidore, Sofifi, Weda, dan Jailolo.” ungkapnya lagi.

Masih kata Rahmat, dari gempa tersebut belum ada laporan terkait kerusakan akibat gempa.

“Saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi,  Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi tidak berpotensi tsunami.” cetusnya.

Dirinya juga menghimbau kepada masyarakat tidak terpengaruh dengan isu yang tidak benar.

“Monitoring BMKG terus berlangsung dan belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock). Dan  kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.” imbuh Rahmat.

Editor : YES