Indonesiaberita.com, LAMPUNG – Puncak Selapan Halimun yang memiliki view laut, Gunung Anak Krakatau, hutan hujan dan pegunungan di uji coba sebagai destinasi wisata baru.

Destinasi ini bisa dipergunakan untuk; camping ground, camping happy, camping family, tracking, tril adventure, penanaman bibit pohon buah-buahan dan wisata edukasi social forestry.

Kegiatan ini dibuka secara resmi Camat Pardasuka Titi Puji Lestara bersama Kapolsek Pardasuka AKP Martono, Kepala KPHL Lebak Neba yang diwakili Lutfi, Kepala Pekon Selapan Maryono, Ketua TPID Masdarman, Sekretaris Umum Yayasan Desapolitan Indonesia (DESINDO) Ahmad Muslimin sebagai PIC P2KTD Kabupaten Pringsewu, GAPOKTAN dan POKTAN Tunas Mekar, BUMDes Berkah Jaya, POKDARWIS Puncak Selapan, PLD Selapan dan Karang Taruna Selapan.

Peserta camping berpoto di Puncak Selapan Halimun Kabupaten Pringsewu, Lampung. Photo : Ist

Camat Pardasuka langsung memimpin peserta camping dengan mengendarai tril ke Puncak Selapan Halimun.

Adapun paparan dari yayasan DESINDO sebagai Penyedia Peningkatan Kapasitas Teknis Desa(P2KTD) konsep wisata di Puncak Selapan Halimun yang bagian dari Program Perhutanan Sosial seluas 1.015Ha yang telah di terbitkan IUPHKM dan terdaftar di planologi KLHK RI.

“Destinasi wisata ini memiliki konsep wisata pengabungan antara agrowana park, olahraga, seni budaya, inovasi desa serta edukasi teknologi dan forestry.” kata Ahmad Muslimin melalui rilis yang diterima redaksi Indonesia Berita, Kamis (27/12/2018).

Suasana camping ground di Puncak Selapan Halimun Kabupaten Pringsewu, Lampung. Photo : Ist

Selanjutnya akan dibangun 9 (sembilan) destinasi wisata, sebagai berikut:
1.Wisata Keluarga.
2.Pasar BUMDes.
3.Dusun teknologi, industri, seni budaya dan pembibitan tumbuhan.
4.Body Rafting, paralayang, climbing air terjun, tril, tracking, seluncur lereng puncak selapan, sepedah layang, outbond, dan lain-lain.
5.Swalayan foto, rumah pohon, rumah pantau, teropong bintang.
6.Taman bermain anak, taman pancing, taman digital dan taman seni budaya.
7.camping ground, camping family dan camping happy.
8.Gedung serba guna dan homestay.
9.inovasi desa berupa E-Tiketing, zona tanam/peremajaan tumbuhan, zona tumpang sari antara pohon dengan; lada perdu, sereh, jahe, porang, dan lain-lain.

Dengan mewujudkan 9 spot destinasi wisata baru tersebut di atas maka akan menyerap tenaga kerja, menghasil pendapan asli pekon dan mewujudkan kesejahteraan sosial.

Peserta camping saat berpoto bersama di Puncak Selapan Halimun Kebupaten Pringsewu, Lampung. Photo : Ist

Pakon Selapan, Maryono di lokasi camping ground menegaskan bahwa para wisatawan yang visit ke Puncak Selapan ada kewajiban menanam pohon agar kelestarian hutan terjaga,

“Begitulah warganya wajib menanam pohon buah atau kayu keras lainnya dan sampah wajib dikumpulkan dan dibawa ke pekon untuk disetor ke bank sampah Selapan. Wisata puncak selapan halimun akan di kelola oleh BUMDes Berkah Jaya bersama kelompok sadar wisata (POKDARWIS) sebagai guide dan mantenance lokasi-lokasi tujuan wisata yang kelak akan terbangun di pekon Selapan serta bersama element masyarakat yang telah terbentuk.” tegas Maryono.

Maryono juga turut menginap di camping ground dan pada pagi jelang siang pada 26 Desember 2018 peserta camping turun dari Puncak Selapan setelah gotong royong membersihkan Puncak Selapan Halimun dari sampah.

Di balai pekon juga Maryono intruksikan kepada tim siaga Selapan agar menggalang aneka donasi untuk diberikan kepada korban bencana tsunami di Lampung Selatan.

“Kita galang donasi untuk korban tsunami di Lampung Selatan.” tutupnya.

Penulis : Fitra

Editor : YES