Indonesiaberita.com, TOLITOLI – Jelang malam pergantian tahun, Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) mengharapkan serta menghimbau kepada seluruh masyarakat Sulteng untuk selalu memelihara dan menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.

Terkait pelaksanaan pergantian tahun ini pemerintah Provinsi Sultemg mengeluarkan surat edaran bernomor : 338/ 819/ G-ST/2018, tentang Pergantian Tahun Baru Masehi di Propinsi Sulawesi Tengah, yang ditanda tangani oleh Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola, per tanggal 28 Desember 2018. Surat edaran tersebut ditujukan kepada seluruh Bupati/Walikota lingkup Provinsi Sulteng.

Gubernur Sulawesi Tengah  Longki Djanggola menegaskan bahwa sehubungan dengan pergantian tahun 2018, dalam rangka memelihara dan menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat maka dihimbau kepada Bupati dan Walikota Palu, Kepala OPD/Biro Propinsi Sulawesi Tengah, termasuk Camat, Lurah dan Kepala Desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat untuk mengingatkan anak-anak muda, para remaja dan masyarakat umum lainnya dalam lingkup Sulawesi Tengah.

“Tidak merayakan Malam tahun baru,dalam bentuk hiburan maupun menyalakan kembang api, petasan  dan peniupan terompet,  Kepada seluruh pemilik dan pengelolah tempat hiburan untuk tidak membuka kegiatan pada malam pergantian tahun, kemudian untuk pergantian tahun di himbau di isi dengan kegiatan ibadah sesuai dengan agama masing-masing, dan khusus yang beragama islam agar diisi dengan kegiatan sholat maghrib berjamaah, yasinan, dzikir,istighosah dan sholat isya berjamaah di mesjid/Mushollah”Jelas Longky Djanggola dalam edarannya.” tegas Longki melalui surat edaran yang diterima Indonesia Berita Biro Sulteng, Senin (31/12/2018).

Sementara itu, jajaran Polres Tolitoli dalam melaksanakan cipta kondisi melakukan razia ke tempat hiburan. Razia dilakukan pada Sabtu 29 Desember 2018 malam, serta razia pengendara kendaraan bermotor yang dilakukan oleh Satuan Lalu Lintas Polres Tolitoli.

“Dalam rangka menyambut malam pergantian tahun 2018-2019  dilaksanakan kegiatan cipta kondisi dengan melakukan pengecekan/razia di sejumlah tempat hiburan malam dan juga razia pengendara roda dua yang tidak menggunakan helm.” kata Kapolres Tolitoli, AKBP Hendro Purwoko.

Menurut orang nomor satu di Polres Tolitoli itu, razia yang dilakukan selain di tempat hiburan juga dilakukan razia di sejumlah hotel dan penginapan.

“Razia hotel dan penginapan dilakukan namun hasilnya nihil, untuk razia pengendara roda dua terjaring sebanyak 20 pengendara yang tidak menggunakan helm, pengendaranya langsung kita tilang.” jelas Hendro Purwoko.

Penulis : Asyram

Editor : YES