Indonesiaberita.com, JAKARTA – Melalui konferensi persnya, Minggu (30/12/2018), Dewan Pengawas Badan Penyelenggara Jaminan Sosial -Ketenagakerjaan, Syafri Adnan Baharuddin (SAB) menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Dewan Pengawas BPJS-TK. Pasalnya ia difitnah oleh mantan staf pribadinya RA (27) yang mengaku diperkosa hingga empat kali dari tahun 2016 sampai dengan 2018.

SAB juga membantah bahwa ia telah melakukan perbuatan yang tidak terpuji tersebut, dan pengunduran dirinya semata-mata agar tidak mengganggu operasional BPJS-TK.

Berdasarkan informasi yang diterima oleh Redaksi Indonesia Berita, bahwa sebelum SAB menyatakan pengunduran dirinya, karena ada desakkan dari Serikat Pekerja BPJS-TK, yang melakukan demontrasi meminta SAB untuk mundur dari kursi sebagai Dewan Pengawas.

Sampai berita ini diturunkan redaksi belum mendapatkan keterangan dan jawaban dari pihak BPJS TK melalui Deputi Direktur Hubungan Masyarakat dan Antar Lembaga, terkait apakah benar informasi Serikat Pekerja (SP) BPJS-TK mendesak mundur Dewan Pengawas yang difitnah oleh bawahannya tersebut.

Selain itu, diketahui melalui undangan pesan singkatnya kepada Indonesia Berita, bahwa hari ini, Rabu, (2/112/2019), RA dan pengacaranya melaporkan SAB-red ke Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat.

Penulis : DR

Editor : YES