Menjadi Referensi Mendunia

Kornas-Jokowi Duga Ke-Islam-an Prabowo Subianto Hoax, Karena Takut Mengaji

Indonesiaberita.com, JAKARTA – Umum Komite Rakyat Nasional (KORNAS) Jokowi, Abdul Havid Permana, menyampaikan, tantangan Ikatan Dai Aceh untuk mengaji kepada kedua pasangan Calon Presiden Periode 2019-2024 adalah hal yang sangat masuk akal, sebab menurut Havid pemimpin khususnya di Indonesia harus mampu Shalat dan Mengaji.

“Sebagai penduduk muslim terbesar di dunia, ada baiknya syarat pemimpin di Indonesia minimal dapat memimpin Shalat dan bisa mengaji, sebab itu penting bagi kemajuan bangsa ini kedepan,” ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (6/1).

Lanjutnya, Tantangan Ikatan Dai Aceh harus dipenuhi kedua Paslon, “saya kira Jokowi tidak ada masalah terkait tantangan itu, justru yang saya ragukan Prabowo, soalnya kita tau dia pernah diminta oleh La Nyalla jadi Imam Shalat, tapi paslon 02 menjawab gak bisa, nah apalagi ngaji. Ya kita sama-sama tau lah, maaf sebelumnya kan dia lahirnya gak di azan-kan,” sambung Havid.

Ia menantang Prabowo agar memenuhi tantangan Ikatan Dai Aceh pada 15 Januari mendatang di Masjid Raya Baiturrahman Aceh untuk tes mengaji. Havid mengatakan idealnya bila Prabowo benar-benar bisa mengaji harusnya hadir dengan adanya tantangan tersebut.

“Sebaiknya Prabowo wajib hadir kalau dia emang bisa ngaji, jangan takut lah kalau benar bisa ngaji kenapa harus takut,” tutur Havid.

Dia mengajak masyarakat, Badan Pemenangan Nasional dan relawan Prabowo turut serta mendesak jagoannya untuk membuktikan bahwa dia memang bisa mengaji dengan membuktikan serta memenuhi undangan Ikatan Dai Aceh, “jangan cuma bisa menebar berita bohong aja dong, kan jadi wajar kalau kami menduga ke Islam-an Prabowo juga hoax, demi mengelabui rakyat,” tutup Havid.

Editor DR

Komentar
Loading...