Menjadi Referensi Mendunia

Masa Kontrak Habis, Proyek Jalan Bobong Belum Rampung

Indonesiaberita.com, TALIABU – Proyek pembangunan jalan hotmix dalam Kota Bobong, Taliabu Barat (Talbar), Pulau Taliabu (Pultab), Maluku Utara (Malut) belum juga rampung.

Padahal, sesuai dengan perjanjian kontrak pekerjaan yang ada, seharusnya proyek tersebut dijadwalkan harus selesai dikerjakan pada Selasa 25 Desember 2018 kemarin

Berdasarkan pantauan Indonesia Berita, Selasa (8/1/2019), proyek pembangunan yang dikerjakan oleh PT. Limau Gapi Konstruksi baru dikerjakan memasuki tahap penimbunan dan pengerasan.

Seperti yang terlihat, titik Jalan poros bundaran Hemungsia Sia Dufu menuju Pasar Wayo, Dusun Fangahu, Dusun Kebun Janda, dan seputaran dalam Kota Bobong belum juga diselesaikan

Kepala Dinas PU-PR Pultab, M. Ridwan Buomona, saat dikonfirmasi diruang kerjanya mengakui proyek pengerjaan jalan yang memakan anggaran sebesar nilai kontrak Rp 17.475.740.000,00 di tahun anggaran 2018, belum juga rampung

“Pengerjaan jalan Hotmix dalam kota Bobong yang meiliki nomor kontrak : 601.1/33.KONT/KONTRAK/DPU-PR/PT/2018, belum rampung, padahal, seharusnya di akhir bulan Desember sudah selesai sesuai dengan kontrak kerja,” ujar Ridwan kepada Indoneaia Berita, Selasa (8/1/2019).

Meski begitu, sambung Ridwan, pengerjaan tetap diteruskan, dan tetap diberikan kesempatan dilanjutkan selama 50 hari kerja, namun pihak kontraktor tetap dikenai denda maksimal sesuai dengan aturan yang berlaku

“Pihak rekanan, diberikan kesempatan selama 50 hari kerja namun tetap di kenakan denda sampai pengerjaan itu diselesaikan,” sambungnya.

Saat ditanya kapan proyek ini diselesaikan, Plt. Kadis PU-PR itu mengatakan batas waktu pengerjaan di akhir bulan Febuari tahun 2019.

“Proyek itu harus segera diselesaikan pada akhir bulan febuari, sebelum pengecekan oleh tim badan pemeriksaan keuangan (BPK),” tandasnya.

Editor : YES

Komentar
Loading...